PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA (Studi di MTs. Nurul Huda Timbang Kabupaten Kuningan)

Yuli Nurendah, (2012) PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA (Studi di MTs. Nurul Huda Timbang Kabupaten Kuningan). Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
127350100_Yuli Nurendah (58451103)__ok.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Yuli Nurendah. NIM 58451103. “Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) terhadap Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa”. (Studi di MTs. Nurul Huda Timbang Kabupaten Kuningan). Kegiatan pembelajaran matematika yang biasa berlangsung di sekolah, pada umumnya guru menggunakan pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan siswa secara aktif dan kurang meningkatkan kemampuan bernalar siswa. Oleh karena itu, siswa kurang menyenangi pelajaran matematika karena dianggap membosankan, sulit dan menakutkan. Selain faktor siswa itu sendiri pemilihan model pembelajaran yang kurang tepat juga dapat menjadikan suasana pembelajaran kurang kondusif. Salah satu model pembelajaran yang dapat membiasakan siswa menggunakan kemampuan bernalarnya adalah model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Penerapan pembelajaran ini diharapkan memperlancar proses pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Tujuan penelitian ini adalah 1)memperoleh data tentang pembelajaran berbasis masalah; 2)mengetahui respon/persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah; 3)membuktikan ada atau tidaknya pengaruh pembelajaran matematika dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah menjadikan kemampuan penalaran matematis siswa lebih baik dari pada biasanya. Penggunaan pembelajaran berbasis masalah merupakan salah satu pembelajaran inovatif yang dapat memberikan kondisi belajar aktif kepada siswa. Dengan diterapkannya pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran matematika, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan metode eksperimen. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket dan tes. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang terbagi dalam dua kelompok kelas yaitu kelas VIII-1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII-3 sebagai kelompok kontrol. Data hasil pengukuran melalui instrumen tes kemudian dianalisis menggunakan rumus uji t-independent dan untuk melengkapi menggunakan analisis regresi variabel Dummy. Adapun untuk mengetahui besarnya pengaruh dinyatakan dalam sebuah ukuran Cohen’s d. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa setelah diterapkannya pembelajaran terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil tes kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pembelajaran berbasis masalah memberikan pengaruh lebih baik sebesar 48,4% dibandingkan dengan pembelajaran ekspositori. Adapun persamaan regresi variabel Dummy adalah =62,4 + 20,6x dengan nilai Cohen’s d sebesar 1,938 hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah terdapat pengaruh yang sangat signifikan terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa. Hal ini diperkuat dengan respon siswa terhadap penerapan pembelajaran berbasis masalah yaitu kriteria kuat dengan prosentase sebesar 85%. Kata Kunci: Pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran ekspositori, kemampuan penalaran matematis siswa. i

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 20 Mar 2017 02:32
Last Modified: 07 Jun 2017 03:27
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/1030

Actions (login required)

View Item View Item