PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL DENGAN TEKNIK SCAFFOLDING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII MTs NEGERI KARANGAMPEL

IMRON ROSYADI, (2013) PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL DENGAN TEKNIK SCAFFOLDING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII MTs NEGERI KARANGAMPEL. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
IMRON ROSYADI_58451072_ok.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

IMRON ROSYADI :” Pengaruh Pendekatan Kontekstual dengan Teknik Scaffolding terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII MTs Negeri Karangampel”. Pembelajaran matematika saat ini belum menunjukan hasil yang memuaskan, meskipun guru sudah berusaha secara optimal. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut, salah satunya adalah dalam keterlibatan siswa pada saat pembelajaran berlangsung yang menjadikan siswa pasif dalam pembelajaran sehingga mengakibatkan rendahnya standar kompetensi yang dihasilkan oleh siswa terhadap mata pelajaran matematika. Ada indikasi yang mengarah pada penerapan strategi pembelajaran yang kurang tepat. Oleh karena itu, perlu adanya pembelajaran yang tepat. Salah satu alternatif pembelajaran adalah pendekatan kontekstual dengan teknik scaffolding. Tujuan dari penelitian ini adalah: a) untuk mengkaji respon siswa terhadap pendekatan kontekstual dengan teknik scaffolding; b) untuk mengkaji peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah menggunakan pendekatan kontekstual dengan teknik scaffolding; c) untuk mengkaji seberapa besar pengaruh pendekatan kontekstual dengan teknik scaffolding terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Pendekatan kontekstual dengan teknik scaffolding adalah salah satu pembelajaran yang melibatkan paserta didik untuk lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar, bertujuan agar situasi belajar berjalan dengan kondusif dan peserta didik pun dapat menguasai standar kompetensi yang diharapkan. Dengan pembelajaran tersebut juga mempermudah siswa dalam memahami pelajaran sehingga bisa tercapai standar kompetensi yang telah ditargetkan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di kelas VIII MTs Negeri Karangampel Tahun Ajaran 2012/2013 yang terdiri 10 kelas yang berjumlah 376 siswa. Sedangkan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik cluster random samplingdengan cara mengundi. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII B yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan angket dan tes. Sebelum menganalisis data, dilakukan terlebih dahulu uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Kemudian dilanjutkan dengan uji regresi, koefesien determinasi dan uji signifikansi/uji-t untuk mencari besarnya pengaruh pendekatan kontekstual dengan teknik scaffolding terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pokok bahasan faktorisasi bentuk aljabar. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan bahwa pendekatan kontekstual dengan teknik scaffolding dalam pembelajaran matematika mendapat respon baik (52,78%) dari siswa dengan rata-rata hasil angket 70,33. Kemampuan berpikir kritis siswa pada pokok bahasan faktorisasi bentuk aljabar pada tes kedua memperoleh 70,97. Hasil perhitungan diperoleh persamaan regresi

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 31 Mar 2017 03:17
Last Modified: 07 Jun 2017 06:46
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/1477

Actions (login required)

View Item View Item