PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN (Discovery Learning) TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA (Studi Eksperimen terhadap Siswa Kelas VII SMPN 2 Sindangagung Kabupaten Kuningan Pada Pokok Bahasan Segiempat)

KOKOM KOMALASARI, (2013) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN (Discovery Learning) TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIKA SISWA (Studi Eksperimen terhadap Siswa Kelas VII SMPN 2 Sindangagung Kabupaten Kuningan Pada Pokok Bahasan Segiempat). Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
KOKOM KOMALASARI 59451131_OK.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

KOKOM KOMALASARI: NIM. 59451131 Pengaruh Model Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning) Terhadap Kemampuan Koneksi Matematika Siswa Studi Ekperimen Di SMP Negeri 2 Sindangagung Kabupaten Kuningan Kemampuan koneksi matematika siswa merupakan salah satu dari standar proses dalam pembelajaran matematika. Dengan demikian kemampuan koneksi matematika merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki dan tidak dapat dihindari kehadirannya saat mempelajari matematika. Hal ini karena karakteristik matematika itu terbentuk dari konsep-konsep yang saling terkait dan saling menunjang. Untuk mengoptimalkan kemampuan koneksi matematika siswa perlu dicarikan solusi. Salah satu alternatif yang dapat ditempuh adalah dengan menerapkan model pembelajaran Penemuan (Discovery Learning). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaan model pembelajaran Penemuan (Discovery Learning) kelas VII SMPN 2 Sindangagung, selain itu untuk mengetahui kemampuan koneksi matematika siswa kelas VII SMPN 2 Sindangagung dan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran penemuan (Discovery Learning terhadap kemampuan koneksi siswa kelas VII SMPN 2 Sindangagung. Model pembelajaran Penemuan (Discovery Learning) adalah pembelajaran dengan penemuan, siswa didorong untuk belajar sebagian besar melalui keterlibatan aktif mereka sendiri dengan konsep-konsep dan prinsipprinsip, dan melakukan percobaan yang memungkinkan mereka menemukan prinsip-prinsipnya sendiri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat eksperimen. Populasi target dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN 2 Sindangagung, sedangkan populasinya adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 2 Sindangagung. Adapun yang menjadi sampel adalah kelas VII E, yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data terdiri dari angket penilaian siswa dan tes. Hasil penelitian dari uji hipotesis menunjukan bahawa nilai thitung pada variabel model pembelajaran Penemuan (Discovery Learning) adalah 6,760, nilai pada ttabel adalah 2,045. Maka dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel yang artinya terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Penemuan (Discovery Learning) terhadap kemampuan koneksi matematika siswa. Selain itu nilai ratarata kemampuan koneksi matematika siswa juga baik yaitu 80,81. Dari hasil pengujian nilai koefisien determinasi sebesar 61,2% maka dapat diartikan bahwa variabel model pembelajaran Penemuan (Discovery Learning) memberikan kontribusi dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematika siswa, kelinieran regresi pada Anova, nilai F= 45,704 dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Kerena nilai signifikan lebuh kecil dari 0,05 maka regresi dapat dipakia dengan persamaan regresinya adalah Y= -39.325+1.448 X. Kata Kunci : Model Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning), Kemampuan Koneksi Matematika Siswa

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 31 Mar 2017 05:21
Last Modified: 07 Jun 2017 07:35
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/1491

Actions (login required)

View Item View Item