MASJID-MASJID KUNO DI CIREBON (STUDI KOMPARATIF ARSITEKTURAL MASJID TRUSMI, MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA DAN MASJID MERAH PANJUNAN)

ROHANI, (2012) MASJID-MASJID KUNO DI CIREBON (STUDI KOMPARATIF ARSITEKTURAL MASJID TRUSMI, MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA DAN MASJID MERAH PANJUNAN). Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
ROHANI_58110023__ok.pdf

Download (3MB) | Preview
Official URL: http://repository.syekhnurjati.ac.id

Abstract

ROHANI. NIM 58110023. “MASJID-MASJID KUNO DI CIREBON (STUDI KOMPARATIF ARSITEKTURAL MASJID TRUSMI, MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA DAN MASJID MERAH PANJUNAN)”. Skripsi. Cirebon: Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Adab Dakwah Ushuluddin, Institut Agama Islam Negeri, Agustus 2012. Skripsi ini membahas tentang Komparasi Arsitektur Masjid-masjid Kuno di Cirebon. Penelitian ini tidak hanya membahas tentang arsitektur saja, tetapi juga sejarah dari masjid-masjid kuno yang ada di Cirebon, serta gambaran arsitektur Islam secara umum. Pengambilan topik ini didasarkan pada pertimbangan bahwa kajian arkeologi Islam apalagi tentang Komparasi Arsitektur dirasa kurang, yang akan mengungkap persamaan dan perbedaan yang ada pada masjid-masjid kuno tersebut. Kerangka pemikiran yang akan dibahas tentang gambaran arsitektur masjid secara umum yang kemudian akan dibandingkan dari segi arsitektur tersebut. Metode yang dipakai adalah studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah Komparasi Arsitektur pada Masjid-masjid kuno di Cirebon khusunya Masjid Trusmi, Masjid Agung Sang Cipta Rasa dan Masjid Panjunan, seperti bagaimana pola arsitektur Islam pada umumnya, Sejarah dari ketiga masjid tersebut dan bagaimanakah persamaan dan perbedaan dari ketiga arsitektur masjid tersebut. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: Satu, Pola arsitektur masjid-masjid kuno di Cirebon yaitu terdapat mihrab, mimbar, kubah, tempat bersuci/wudlu, tempat ibadah dan bedug. Dua, Masjid Trusmi merupakan bagian dari komplek Mbah Buyut Trusmi yang dibangun pada tahun 1481, Masjid Agung Sang Cipta Rasa dibangun pada tahun 1480 oleh Wali Sanga atas Prakarsa Nyi Pakungwati, sedangkan Masjid Merah Panjunan didirikan pada tahun1453 oleh Pangeran Panjunan. Tiga, persamaan masjid–masjid kuno di Cirebon yakni berdenah persegi empat, atapnya berbentuk limas, dindingnya terbuat dari batu bata merah tanpa dilepa, adanya tempat sholat laki-laki dan perempuan. Sedangkan perbedaannya pada Masjid Agung Sang Cipta Rasa tidak memiliki mustaka dan terdapat maqsura sementara pada Masjid Trusmi dan Masjid Merah Panjunan tidak ada. Kata Kunci : Masjid, Arsitektur, Komparasi.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Sejarah Kebudayaan Islam
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 03 Apr 2017 08:29
Last Modified: 07 Jun 2017 01:52
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/1539

Actions (login required)

View Item View Item