PENGARUH KECEMASAN BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 RAJAGALUH

NURYATI, (2013) PENGARUH KECEMASAN BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 RAJAGALUH. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
NURYATI NIM 59450996_OK.pdf

Download (8MB) | Preview

Abstract

NURYATI : “PENGARUH KECEMASAN BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 RAJAGALUH”. Matematika merupakan ilmu yang sangat penting dan berperan dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Oleh karena itu matematika diajarkan di setiap jenjang pendidikan mulai dari pendidikan tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Namun, siswa kerapkali menganggap bahwa matematika sebagai mata pelajaran yang paling sulit diantara mata pelajaran lain. Banyak siswa yang mengalami rasa cemas, takut, tegang ketika mengikuti pelajaran matematika. Siswa memiliki kecemasan terhadap mata pelajaran matematika dalam tingkatan yang berbeda-beda. Kondisi tingkat kecemasan yang berbeda tersebut akan menghasilkan pemahaman matematika yang berbeda pula. Siswa yang memiliki tingkat kecemasan tinggi akan mampu memahami materi pelajaran dengan baik atau bahkan menghasilkan pemahaman matematika kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, a) Bagaimana kecemasan belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Rajagaluh pada mata pelajaran matematika. b) Bagaimana pemahaman matematika siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Rajagaluh. c) Bagaimana pengaruh kecemasan belajar siswa terhadap pemahaman matematika siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Rajagaluh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Ex Post Facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Rajagaluh Kabupaten Majalengka yang berjumlah 139 siswa, dengan sampel sebanyak 37 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas (X) kecemasan belajar dan variabel terikat (Y) pemahaman matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan skala dan hasil tes formatif pada pokok bahasan limit fungsi. Setelah dilakukan pengolahan data dengan bantuan program SPSS 16.0 diperoleh hasil bahwa rata-rata kecemasan belajar siswa sebesar 48,57 dan simpangan baku 8,133. Pemahaman matematika siswa memiliki rata-rata nilai 68,45 dan simpangan baku 17,983. Persamaan regresi yang dihasilkan = 119,793 − 1,057 dengan nilai koefisien determinan sebesar 22,9%. Hal ini berarti bahwa setiap ada penambahan kecemasan belajar, maka akan mempengaruhi pemahaman matematika siswa sebesar −1,057. Sedangkan berdasarkan hasil uji hipotesis penelitian dengan bantuan program SPSS 16.0 diperoleh hasil koefisien korelasi sebesar −0,478 yang menunjukkan hubungan yang cukup kuat dengan arah hubungan yang bersifat negatif. Selain itu, hasil analisis SPSS 16.0 menunjukkan nilai thitung sebesar 3,221 serta signifikansi sebesar 0,003 (0,003 < 0,05). Untuk ttabel dicari pada taraf signifikan 5% dengan derajat kebebasan (df)=37 − 2 = 35. Dengan pengujian 2 sisi (signifikansi = 0,05), maka diperoleh ttabel sebesar 2,030. Karena thitung (3,221) lebih besar dari ttabel (2,030) maka H0 ditolak, artinya bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kecemasan belajar (X) terhadap pemahaman matematika (Y).

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 04 Apr 2017 06:25
Last Modified: 12 Jun 2017 02:18
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/1594

Actions (login required)

View Item View Item