PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERBIMBING PADA POKOK BAHASAN PLANTAE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GENERIK SISWA SMAN 1 GEGESIK CIREBON

NURSOFAH, (2013) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERBIMBING PADA POKOK BAHASAN PLANTAE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GENERIK SISWA SMAN 1 GEGESIK CIREBON. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
NURSOFAH_59461202_OK-min.pdf

Download (555kB) | Preview
Official URL: http://repository.syekhnurjati.ac.id

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya proses pembelajaran yang kurang efektif, tidak sedikit siswa mengaggap bahwa belajar biologi itu membosankan karena dalam penyampaian materi siswa hanya mendengar, menerima informasi dari guru sehingga dalam kegiatan belajar siswa merasa jenuh, pasif bahkan mengantuk atau para siswa mengobrol disela-sela pembelajaran karena tidak merasa tertarik. Dalam kegiatan belajar banyak aspek yang dimiliki siswa yang belum terlihat, salah satu penyebabnya karena dalam keseharian guru hanya menyampaikan teori tanpa membekali siswa dengan berbagai keterampilan. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengkaji penerapan model pembelajaran Inquiry Terbimbing dalam meningkatkan keterampilan generik siswa (2) Untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Inquiry Terbimbing dalam meningkatkan keterampilan generik siswa (3) Untuk menganalisis respon siswa terhadap pengaruh model pembelajaran Inquiry Terbimbing. Model pembelajaran inquiry terbimbing merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan, menggali dan membangun pengetahuan sendiri, sedangkan keterampilan generik adalah kemampuan dasar untuk berfikir dan bertindak berdasarkan pengetahuan yang dimiliki. Keterampilan generik (KG) yang diangkat dalam penelitian ini adalah indikator pengamatan langsung, pemodelan, inferensi dan kerangka logika. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian pretest-postest group desing. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: lembar observasi, instrumen test (pretest dan postest) dan angket. Populasi adalah siswa kelas X 240 siswa, melalui teknik purposive sampling ditentukan dua kelas X2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 siswa dan X6 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 30 siswa. Analisis data menggunakan uji T berdasarkan data yang berdistribusi normal dan homogen. Berdasarakan hasil penelitian: (1) Hasil observasi menunjukan bahwa pengamatan langsung adalah ragam keterampilan generik yang paling dikuasai siswa dengan rata-rata persentase 89,1% dengan kriteria sangat baik, serta disusul ragam pemodelan dengan persentase 78,0% dengan kriteria cukup baik. (2) Peningkatan keterampilan generik dapat dilihat dari nilai N-gain pada kelas eksperimen yakni 0,66 dan pada kelas kontrol yakni 0,42 sehingga terdapat perbedaan peningkatan keterampilan generik pada kelas eksperimen dan kontrol. Pada uji T nilai t sebesar 6,973 dengan probabilitas signifikan 0,000 < 0,05. (3) Terhadap model pembelajaran inquiry terbimbing siswa merespon positif dengan rata-rata tertinggi sebesar 31,1% menyatakan setuju. Kata Kunci: Inquiry Terbimbing, Keterampilan Generik (KG)

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum) > Model Pembelajaran
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 5. Tadris Ilmu Pengetahuan Alam Biologi
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 04 Apr 2017 06:36
Last Modified: 04 Apr 2017 06:36
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/1599

Actions (login required)

View Item View Item