PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA MADRASAH TSANAWIYAH SE-KOTA CIREBON

Siti Apiya, (2013) PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA MADRASAH TSANAWIYAH SE-KOTA CIREBON. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
SITI APIYA (59451048)_OK.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Siti Apiya. NIM 59451048: “Persepsi Siswa tentang Kompetensi Kepribadian Guru dan Pengaruhnya Terhadap Kemandirian Belajar Matematika Siswa Madrasah Tsanawiyah Se-Kota Cirebon”. Skripsi. Cirebon : Fakultas Tarbiyah, Tadris Matematika, Institut Agama Islam Negeri, Oktober 2013. Pada siswa - siswi Sekolah Menengah Atas di antara siswa ditemukan adanya kenakalan remaja seperti halnya sering bolos sekolah. Ketika ditanya alasan kenapa siswa bertingkah laku seperti itu, ternyata siswa mencontoh perilaku gurunya sendiri, atau mereka tidak suka dengan gurunya karena gurunya sombong. Menurut Sigit beberapa guru dapat memberikan pengaruh terhadap kemandirian belajar siswanya dengan kepribadian yang dimiliki oleh guru tersebut. Seperti tidak mudah putus asa, motivasi, dan percaya diri dalam belajar matematika. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membuktikan baiknya kompetensi kepribadian guru, tingginya kemandirian belajar matematika siswa dan pengaruh persepsi siswa tentang kompetensi kepribadian guru terhadap kemandirian belajar matematika siswa. Kemandirian belajar adalah kemampuan siswa untuk mengontrol dan mempengaruhi proses belajarnya sendiri. Kemandirian belajar tidak sama dengan autodidak. Kemandirian belajar bukan berarti belajar seorang diri, tetapi belajar dengan inisiatif sendiri, dengan ataupun tanpa bantuan orang lain yang relevan untuk membuat keputusan penting dalam menemukan kebutuhan belajarnya. Populasi target dalam penelitian ini adalah siswa Madrasah Tsanawiyah se- Kota Cirebon yang berjumlah 2930 siswa. Sedangkan populasi terjangkaunya adalah satu MTs Negeri dan lima MTs Swasta yang berjumlah 1330 siswa dengan sampel berjumlah 266 siswa. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah sampel proporsi atau proportional sample. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru pada pembelajaran matematika dinilai sangat baik berdasarkan persepsi siswa dengan rata-rata persentase yaitu 81,7% yang termasuk dalam kriteria sangat kuat dan kemandirian belajar matematika siswa termasuk tinggi dengan persentase sebesar 78% yang termasuk kategori kuat. Nilai zhitung adalah 0,434, nilai ztabel pada taraf kepercayaan 95% (α = 5%) adalah -1,64. Maka dapat disimpulkan bahwa zhitung > ztabel (0,434 > -1,64) yang berarti bahwa hipotesis H0 ditolak dan hipotesis Ha diterima, yang artinya persepsi siswa tentang kompetensi kepribadian guru mempunyai pengaruh terhadap kemandirian belajar matematika siswa sebesar 0,434 yang termasuk kriteria moderat atau cukup baik. Kata kunci: Persepsi, Kompetensi Kepribadian Guru, Kemandirian Belajar Matematika

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 05 Apr 2017 01:52
Last Modified: 12 Jun 2017 03:20
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/1663

Actions (login required)

View Item View Item