PENGARUH BERPIKIR KRITIS TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA (STUDI KASUS DI KELAS VII SMP WAHID HASYIM MOGA)

SLAMET AGUS SALIM, (2013) PENGARUH BERPIKIR KRITIS TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA (STUDI KASUS DI KELAS VII SMP WAHID HASYIM MOGA). Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
SLAMET AGUS SALIM_OK.pdf

Download (12MB) | Preview

Abstract

SLAMET AGUS SALIM : “Pengaruh Berpikir Kritis terhadap Kemampuan Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika (Studi Kasus Kelas VII SMP Wahid Hasyim Moga)” Mata pelajaran matematika adalah salah satu mata pelajaran yang diajarkan setiap jenjang pendidikan. Matematika di kalangan para pelajar merupakan mata pelajaran yang kurang dipahami, sehingga penguasaan peserta didik terhadap mata pelajaran Matematika menjadi sangat kurang. Upaya untuk mengatasi masalah ini diantaranya dengan memaksimalkan berpikir kritis siswa dan kemampuan memecahkan masalah matematika sehingga siswa dapat memahami konsep yang telah diajarkan oleh guru mata pelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kemampuan siswa dalam berpikir kritis dan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Selain itu untuk mengetahui seberapa besr kengaruh berpikir kritis terhadap kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Berpikir kritis merupakan suatu proses berpikir yang bertujuan untuk membuat keputusan yang rasional dengan penuh kesadaran serta mempertimbangkan dan mengevaluasi informasi yang pada akhirnya memungkinkan seseorang untuk mengambil keputusan. Sedang pemecahan maslah matematika adalah suatu kemampuan dalam proses pemecahan masalah dengan cara menggunakan segala informasi pengetahuan dan keterampilan yang sudah ada dan mensintesisnya sehingga tercapai tujuan pemecahan maslah yang diinginkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Populasi dan sampelnya dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP Wahid Hasyim Moga yang berjumlah 66 siswa. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data yaitu dengan tes berpikir kritis dan tes kemampuan memecahkan masalah matematika. Hasil penelitian diperoleh nilai = 8,465. Sedangkan = 1,669, ternyata nilai tersebut lebih besar dari nilai ( = 8,465  = 1,669), dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Sedangkan nilai Korelasi (r) sebesar 0,528 termasuk dalam kriteria cukup. Koefisien determinasi (r2) = 0,528 atau 52,8%, artinya adanya pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat dan sisanya sebesar 47,2% ditentukan oleh faktor lain. Adapun persamaan regresi variabel Y atas variabel X adalah: =36,718+0,568X. Konstanta sebesar 36,718 menyatakan bahwa jika nilai berpikir kritis adalah 0, maka kemampuan memecahkan masalah matematika siswa adalah sebesar 36,718. Koefisien regresi sebesar 0,568 menyatakan bahwa setiap penambahan nilai 1 pada berpikir kritis akan meningkatkan kemampuan memecahkan masalah matematika sebesar 0,568. Kata kunci: berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah matematika

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 05 Apr 2017 02:15
Last Modified: 12 Jun 2017 03:03
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/1671

Actions (login required)

View Item View Item