PERANAN HABIB UMAR (1888-1973) DALAM PEMBENTUKAN TAREKAT ASY-SYAHADATAIN DI DESA PANGURAGAN WETAN KECAMATAN PANGURAGAN KABUPATEN CIREBON

Lilis Suryani, (2013) PERANAN HABIB UMAR (1888-1973) DALAM PEMBENTUKAN TAREKAT ASY-SYAHADATAIN DI DESA PANGURAGAN WETAN KECAMATAN PANGURAGAN KABUPATEN CIREBON. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
LILIS SURYANI_OK-min.pdf

Download (520kB) | Preview

Abstract

Lilis Suryani : Tarekat Asy-Syahadatain merupakan jamaah yang didirikan oleh Habib Umar yang berpusat di Panguragan Wetan. Jamaah ini berawal dari pengajian yang diadakan pada setiap hari Jum’at. Ketika pengajian ini ramai didatangi oleh masyarakat dari beberapa daerah yang ada di Cirebon seperti Munjul dan Wanantara. Oleh karena itu hal ini menarik untuk diteliti. Berdasarkan latar belakang di atas bisa dirumuskan: pertama, bagaimana biografi Habib Umar. Kedua, Bagaimana konsep pemikiran Habib Umar. Ketiga, bagaimana peranan Habib Umar dalam pembentukan jamaah Asy-Syahadatain di Panguragan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah: (1) tahapan heuristik yaitu kegiatan mencari dan mengumpulkan data berupa dokumen-dokumen tertulis dan lisan dari peristiwa masa lampau sebagai sumber sejarah. Tahapan ini juga menggunakan Sumber primer dan sumber sekunder, (2) tahapan verifikasi yaitu kritik yang bertujuan untuk mendapatkan keabsahan sumber dan keasliannya, (3) tahapan interpretasi yaitu tahapan kegiatan menafsirkan serta menetapkan makna dan saling keterkaitan di antara fakta-fakta yang diperoleh atau dengan kata lain berdasarkan informasi yang diberikan oleh jejak-jejak masa lampau, (4) tahapan Historiografi yaitu tahapan penulisan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, penulis dapat menyimpulkan bahwa: Pertama, Beliau lahir di Arjawinangun pada tanggal 12 Rabiul Awal 1298 H atau 22 Juni 1888 M. Ayahnya bernama Al Habib Syarif Ismail bin Yahya, sedangkan ibunya bernama Siti Suniyah bin Raden Gewok yang berasal dari Arjawinangun. Kedua, Habib Umar mendapatkan pendidikan di beberapa pondok pesantren salafiah sehingga konsep pemikiran Habib Umar diwujudkan dalam bentuk Nadzom dan Aurod yang sebagian bacaan menggunakan bahasa Cirebon. Ketiga, Habib Umar adalah pendiri jamaah Asy-Syahadatain di Panguragan. Sebagai pendiri beliau mengajarkan baiat dan tawasul kepada murid-muridnya yang kemudian dikenal dengan nama Jamaah Asy-Syahadatain. Inti dari ajaran Habib Umar adalah untuk mengingat Allah SWT. dan menjalankan metode pengamalan ritual syahadat dan metode dzikir tuntunan Habib Umar. Kata kunci: Ajaran, Peranan

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 11 Apr 2017 03:23
Last Modified: 11 Apr 2017 03:23
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/1959

Actions (login required)

View Item View Item