PENDIDIKAN HAK ASASI MANUSIA DALAM PERSPEKTIF KH. ABDURRAHMAN WAHID

Akbar Sahid, (2015) PENDIDIKAN HAK ASASI MANUSIA DALAM PERSPEKTIF KH. ABDURRAHMAN WAHID. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Other
AKBAR SAHID (1410140005) (WM BLM).PDF

Download (17MB) | Preview
Official URL: http://repository.syekhnurjati.ac.id

Abstract

Akbar Sahid : Hak asasi manusia (HAM) adalah hak-hak yang dimiliki manusia semata-mata karena ia manusia. Umat manusia memilikinya bukan karena diberikan kepadanya oleh masyarakat atau berdasarkan hukum positif, melainkan semata-mata berdasarkan martabatnya sebagai manusia. Gus Dur adalah sosok yang selalu memperjuangkan hak asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Gus Dur selalu menginginkan agar masyarakat Indonesia mendapatkan hak yang sama dalam memperoleh pendidikan, keamanan, dan keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang konsep pendidikan hak asasi manusia bagi bangsa Indonesia, gagasan pendidikan hak asasi manusia menurut KH. Abdurrahman Wahid dan berbagai kontribusi serta kiprah KH. Abdurrahman Wahid dalam memperjuangkan nilai-nilai hak asasi manusia yaitu penegakan hak asasi manusia bagi bangsa dan masyarakat Indonesia, pluralism dan demokrasi. Sebagai kerangka pemikiran, pendidikan hak asasi manusia merupakan pendidikan yang memanusiakan manusia sebagai usaha memenuhi identitas social sesuai dengan nilai-nilai hak asasi manusia, artinya setiap warga Negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa memandang ras, etnis, budaya dan agama karena masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang multikultural. Penelitian ini dilakukan dengan metodologi penelitian kepustakaan, pengumpulan data, dan analisis data. Pengumpulan data dilakukan dengan membaca buku mengenai masalah yang diteliti. Sedangkan analisis data dilakukan untuk memberikan uraian secara deskripsi dan menarik kesimpulan tersebut. Dari analisis di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil dari penelitian ini membuktikan pendidikan hak asasi manusia dalam menegakan HAM di Indonesia sebenarnya sudah disinggung oleh para founding father Indonesia dalam merumuskan naskah Undang Undang Dasar (UUD) Republik Indonesia 1945. KH. Abdurrahman Wahid adalah sosok yang berperan penting dalam memperjuangkan nilai-nilai hak asasi manusia, pluralism dan demokrasi. Gagasan yang dilakukannya bukan sebatas ucapan semata, tapi benar-benar diaplikasikan dengan kerja-kerja nyata. Gus Dur adalah orang yang pertama dan selalu didepan membela kaum minoritas maupun perorangan yang mengalami kekerasan fisik ataupun kekerasan psikologis. Kata kunci : Hak Asasi Manusia, Pluralisme dan Demokrasi

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 6. Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 12 Apr 2017 07:55
Last Modified: 12 Apr 2017 07:55
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/2078

Actions (login required)

View Item View Item