SISTEM BAGI HASIL TANGKAPAN IKAN MENURUT EKONOMI ISLAM DI MASYARAKAT NELAYAN DESA GEBANGMEKAR KECAMATAN GEBANG KABUPATEN CIREBON

HANIF APRILIA, (2016) SISTEM BAGI HASIL TANGKAPAN IKAN MENURUT EKONOMI ISLAM DI MASYARAKAT NELAYAN DESA GEBANGMEKAR KECAMATAN GEBANG KABUPATEN CIREBON. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
HANIF APRILIA-min.pdf

Download (547kB) | Preview
Official URL: http://repository.syekhnurjati.ac.id

Abstract

HANIF APRILIA: “SISTEM BAGI HASIL TANGKAPAN IKAN MENURUT (14122210975) EKONOMI ISLAM DI MASYARAKAT NELAYAN DESA GEBANGMEKAR KECAMATAN GEBANG KABUPATEN CIREBON”, Skripsi 2016. Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, merupakan daerah yang penduduknya sebagian besar sebagai nelayan dan pertambakan. Adapun nelayan di Desa Gebangmekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon terdapat tiga bentuk yaitu: Pertama, Nelayan Juragan adalah: nelayan pemilik perahu dan alat penangkap ikan yang mampu mengupah para nelayan pekerja sebagai pembantu dalam usahanya menangkap ikan di laut. Kedua, Nelayan Pekerja adalah: nelayan yang tidak mempunyai alat produksi, tetapi hanya mempunyai tenaga yang dijual kepada nelayan juragan untuk membantu menjalankan usaha penangkapan ikan dilaut. Ketiga, Nelayan Pemilik adalah: nelayan yang kurang mampu yang hanya mempunyai perahu kecil untuk dirinya sendiri dan alat penangkap ikan yang sederhana. Adapun kerjasama penangkapan ikan yang masyarakat Desa Gebangmekar lakukan menggunakan konsep kerjasama syirkah untuk melakukan kerjasama penangkapan ikan. Dalam usaha bersama ini timbul beberapa persoalan yang menjadi bagian dari syarat, rukun serta pelaksanaan kerjasama. Persoalan yang timbul diakibatkan karena perjanjian yang tidak tertulis, disebabkan terjadinya masing-masing pihak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang Bagaimana akad perjanjian bagi hasil penangkapan ikan menurut Hukum Islam dan Bagaimana pelaksanaan bagi hasil penangkapan ikan di Desa Gebangmekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif, adapun dalam penelitian ini adalah data sekunder dan data primer dengan sumber data teorik dan sumber data empirik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa, akad perjanjian bagi hasil penangkapan ikan yang dilakukan oleh juragan dan nelayan di Desa Gebangmekar Kecamatan Gebang adalah sah menurut hukum Islam karena telah memenuhi syarat-syarat dan rukunnya, akan tetapi masih kurang berkembang karena nelayan masih terlibat utang piutang/ merangkap kepada seorang penguasa ekonomi nelayan/bakul, sehingga hasil tangkapan harus dijual kepada seorang penguasa ekonomi nelayan/bakul tidak boleh menjual ketempat lain seperti TPI, dan disini harga jual hasil tangkapan nelayan dihargai lebih murah dibanding di TPI. Dan masyarakat desa gebangmekar melakukan pelaksanaan sistem bagi hasil menurut adat istiadat kebiasaan yang telah terjadi di Desa gebangmekar. Kata Kunci: Sistem, Bagi Hasil, Ekonomi Islam.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 28 Apr 2017 02:19
Last Modified: 28 Apr 2017 02:19
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/2285

Actions (login required)

View Item View Item