PENGARUH TERAPI SPIRITUAL MELALUI DZIKIR TERHADAP STRES SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN AL-SHIGHOR GEDONGAN CIREBON

DEDE SANTOSA, (2017) PENGARUH TERAPI SPIRITUAL MELALUI DZIKIR TERHADAP STRES SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN AL-SHIGHOR GEDONGAN CIREBON. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
DEDE SANTOSA-min.pdf

Download (433kB) | Preview
Official URL: http://repository.syekhnurjati.ac.id

Abstract

DEDE SANTOSA : Pesantren merupakan wadah pendidikan yang mengkolaborasikan antara pendidikan agama sebagai basis unggulan pesantren dan umum. Al-Shighor merupakan pesantren dengan bahasa Arab dan Inggris sebagai program unggulan. Tidak hanya itu dipesantren tersebut masih kental dengan pengajian wetonan dan sorogan. Sehingga pesantren tersebut memiliki berbagai program yang fariatif dengan mengkolaborasikan antara sistem tradisional dan pesantren. Lingkungan pesantren yang santrinya terdri dari berbagai latar belakang budaya dan adat, memaksakan para santri untuk lebih kompeten dalam mengolah jiwa sosial mereka, sehingga mereka dapat berkomunikasi dengan baik antar sesamanya. Namun kenyataan dilapangan membuktikan bahwa tidak semua santri dapat beradaptasi dengan baik. Sehingga menimbulkan permasalan yang komplek seperti malas belajar, murung, sering menyendiri, sering keluar pondok tanpa ijin, sering usil pada teman, yang kemudian akan mengakibatkan boyong (santri keluar pondok atau pindah sekolah). Masalah ini menjadi serius karena melihat data lapangan yang setiap tahunnya banyak santri yang boyong akibat tidak dapat menyelesaikan diri dengan lingkungannya. Berbagai hal dilakukan oleh pihak pengurus pesantren agar dapat terentaskan permasalahan tersebut, namun belum menemukan hasil yang signifikan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dzikir terhadap stres santri baru. Dengan diadakannya penelitian diupayakan agar dapat mengetahui stressor yang dihadapi santri yang kemudin diberikan intervensi sehingga dapat diketahui tingkat stres yang dialami santri baru tersebut. Alternatif solusi yang diberikan sangatlah fariatif, namun melihat lingkungan yang penuh religiusitas menginspirasi peneliti untuk memberikan solusi dzikir sebagai intervensinya. Dzikir yang digunakan dalam penelitian ini adalah dzikir asma yaitu lafadz Ya Lathifu (Maha Lembut). Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan korelasi person dan regresi sebagai rumus untuk mengetahui hubungan antara dzikir dan stres yang dialami santri baru. Pada penghitungan statistik ditemukan adanya penurunan skor kecemasan yang signifikan antara sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok perlakuan (p = 0.000). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Dzikir dapat menurunkan kecemasan mahasiswi keperawatan saat menghadapi ujian praktikum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan baru di pesantren, pendidikan, teman sebaya dan tata tertib pesantren merupakan salah satu stressor yang dapat menyebabkan gejala tekanan hati yang kemudian mengakibatkan stres. Dzikir merupakan solusi alternatif yang diberikan pihak pengasuh pesantren untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pada penelitian ini ditemukan pengaruh yang signifikan antara dzikir terhadap stres santri baru di pondok pesantren Al-Shighor. Hal ini berdasarkan hasil analisa data melalui penghitungan skor angket pengaruh dzikir terhadap stres diperoleh melalui perhitungan sebesar 4,012.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 02 May 2017 04:53
Last Modified: 02 May 2017 04:53
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/2436

Actions (login required)

View Item View Item