STRATEGI DAKWAH PIMPINAN PONDOK BUNTET PESANTREN DALAM MENCEGAH PENYEBARAN PAHAM ISIS

KHOIRUL IMAN., (2017) STRATEGI DAKWAH PIMPINAN PONDOK BUNTET PESANTREN DALAM MENCEGAH PENYEBARAN PAHAM ISIS. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
KHOIRUL IMAN-min.pdf

Download (463kB) | Preview
Official URL: http://repository.syekhnurjati.ac.id

Abstract

KHOIRUL IMAN. 14113210028 “STRATEGI DAKWAH PIMPINAN PONDOK BUNTET PESANTREN DALAM MENCEGAH PENYEBARAN PAHAM ISIS”. Skripsi. Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam. Fakultas Ushuludin Adab Dakwah. IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Pondok buntet pesantren adalah salah satu pesantren yang memiliki peran besar dalam menjaga keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang berpaham Ahlusunnah wal Jama’ah. Adapun ISIS adalah organisasi milisi yang mengatasnamakan Islam untuk kepentingan politik dan berpaham mengkafirkan dalam perbedaan serta memaknai ayat Al Qur’a hanya hanya secara konteks saja. Berangkat dari latar belakang di atas peneliti memberikan pertanyaan; Petama, bagaimana pandangan pimpinan pondok buntet pesantren tetang ISIS. Kedua, bagaimana strategi dakwah pimpinan pondok buntet pesantren dalam mencegah penyebaran paham ISIS. Adapun tujuan penilitian ini pertama untuk mengetahui pandangan Pimpinan Buntet Pesantren tentang ISIS. Kemudian yang kedua untuk mengetahui strategi dakwah Pimpinan Buntet Pesantren dalam mencegah paham ISIS. Metode penelitian ini menggunakan jenis penilitian kualitatif yaitu penelitian tanpa menggunakan angka-angka statistik. pendekatanya menggunakan study kasus. serta menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi. dan teknik analisis data yang digunakan dalam penilitian ini menggunakan teknik analisis data dalam study kasus. Dari hasil penelitian tersebut, penulis dapat menarik beberapa kesimpulan, yaitu: yang pertama Pimpinan Buntet Pesantren memaknai organisasi ISIS adalah kelompok yang menginginkan perubahan drastis tanpa toleransi serta dengan segala cara yang dapat mengakibatkan aksi kekerasan. Kedua, menggunakan ayatayat Al Qur’an dan Hadist secara instan tanpa mempelajari ilmu gramatika Arab sebagai metode memahami Al Qur’an dan Hadist. Adapun strategi dakwah pimpinan pondok buntet pesantren yaitu : Pertama, mencegah paham ISIS dengan strategi dakwah melalui kegiatan seminar yaitu dengan memberi materi tentang ISIS kepada murid/santri sebagai bekal ilmu bahwa ISIS itu bertentangan dengan Islam Ahlusunnah wal Jama’ah. Kedua, membekali ilmu agama dengan disiplin ilmu nahwu, sorof, balaghoh, bayan, mustholahul hadist dan usul fiqh sebagai alat untuk memahami isi dan kandungan Al Qur’an dan Hadist yang dibimbing oleh kyai dan Ketiga, menanamkan jiwa nasionalisme melalui pembelajaran sejarah pahlawan. Kata Kunci : Strategi Dakwah, Pimpinan, ISIS,

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 02 May 2017 04:58
Last Modified: 02 May 2017 04:58
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/2439

Actions (login required)

View Item View Item