HUBUNGAN KELENGKAPAN SARANA PRASARANA DAN KOMPETENSI GURU DENGAN MUTU PENDIDIKAN (Studi Analisis pada SMP Negeri 2 Bantarujeg Kabupaten Majalengka)

YUDA KOSWANA, (2011) HUBUNGAN KELENGKAPAN SARANA PRASARANA DAN KOMPETENSI GURU DENGAN MUTU PENDIDIKAN (Studi Analisis pada SMP Negeri 2 Bantarujeg Kabupaten Majalengka). Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
MPI-116010026 - Abstraksi.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://repository.syekhnurjati.ac.id

Abstract

YUDA KOSWANA, Hubungan Kelengkapan Sarana Prasarana dan Kompetensi Guru dengan Mutu Pendidikan (Studi Analisis pada SMP Negeri 2 Bantarujeg Kabupaten Majalengka) Berdasarkan penelitian awal di SMPN 2 Bantarujeg, sarana prasarana yang ada sudah lengkap ditambah guru-gurunya yang kompeten. Namun dari data Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka terbukti bahwa perolehan nilai Ujian Nasional 2009/2010 SMP Negeri 2 Bantarujeg pad sub yon 3 hanya menduduki peringkat ke-55 dari 74 Sekolah Menengah Pertama se-Kabupaten Majalengka. Dengan demikian, maka sekolah tersebut masih perlu peningkatan perolehan nilai Ujian Nasional dan peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu, apakah rendahnya mutu pendidikan ada hubungannya dengan kelengkapan sarana prasarana dan kompetensi guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan data mengenai hubungan antara kelengkapan sarana prasarana dengan mutu pendidikan, untuk menjelaskan data mengenai hubungan antara kompetensi guru dengan mutu pendidikan, untuk menjelaskan data mengenai hubungan antara kelengkapan sarana prasarana dan kompetensi guru dengan mutu pendidikan. Mutu pendidikan yang berkaitan dengan peserta didik diantaranya sangat bergantung pada kompetensi guru disamping dari kemampuan siswanya itu sendiri, dan sarana prasarana pendidikan juga merupakan faktor yang dapat mendukung tercapainya mutu pendidikan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode survey, baik survey deskriptif maupun survey eksplanatori. Metode ini digunakan untuk menjelaskan hubungan-hubungan antara satu variable dengan variable lainnya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penyebaran angket, wawancara, dan studi pustaka. Sedangkan dalam menganalisis data penulis menggunakan penyajian data deskriptif yaitu melalui distribusi frekuensi data dan pengujian statistik korelasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Terdapat hubungan kuat antara kelengkapan sarana prasarana dengan mutu pendidikan sebesar 0,689 dengan kontribusi sebesar 46%, (2) Terdapat hubungan kuat antara kompetensi guru dengan mutu pendidikan sebesar 0,795 dengan kontribusi sebesar 63%, (3) terdapat hubungan kuat antara kelengkapan sarana prasarana dan kompetensi guru dengan mutu pendidikan sebesar 0,849 dengan kontribusi sebesar 72%. Hal ini mengindikasikan perlu ada peningkatan kualitas kelengkapan sarana dan prasarana serta peningkatan kompetensi guru.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Pascasarjana > Program Magister > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 03 May 2017 02:05
Last Modified: 03 May 2017 02:05
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/2493

Actions (login required)

View Item View Item