KONSEP KELUARGA SAKINAH MENURUT JAMAAH TABLIGH DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Miftahul Ulum, (2012) KONSEP KELUARGA SAKINAH MENURUT JAMAAH TABLIGH DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
MIFTAHUL ULUM_50530080__OK.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Miftahul Ulum 50530080:Keluarga sakinah merupakan bentuk keluarga ideal yang menjadi idaman setiap keluarga di muka bumi ini. Oleh karena itu, untuk membentuk dan menjadikan sebuah keluarga menjadi keluarga sakinah diperlukan upaya-upaya yang harus diusahakan oleh seseorang yang akan atau ingin membina rumah tangga, seperti pada saat memilih jodoh yang baik untuk dijadikan pasangan hidup, bagaimana pada saat melakukan peminangan, sampai kemudian saat menikah beserta saat berlangsungnya walimah al-„arus (resepsi pernikahan) itu sendiri yang kesemuanya harus didasarkan pada ajaran agama (Islam) Dalam penelitian ini di rumuskan masalah yang terkait dengan judul di atas yakni: 1. Bagaimana konsep keluarga sakinah menurut Jama‟ah tablig? 2. Bagaimana pandangan hukum Islam mengenai konsep keluarga sakinah? Adapun penelitian ini bertujuan untuk 1. Mendeskripsikan dan menganalisis konsep keluarga sakinah menurut Jama‟ah Tablig.2. Mendeskripsikan dan menganalisis pandangan hukum hukum Islam mengenai konsep keluarga sakinah menurut Jama‟ah tabligh Untuk mencapai tujuan tersebut di gunakan metode Deskriftif sebagai upaya penyusunan penelitian , Metode dan “Library research” di pakai untuk teknik pengumpulan data yang terkait dengan penelitian . Adapun analisis kesimpulan menggunakan metode deduktif dan induktif. Dari penelitian ini di hasilkan bebarapa kesimpulan sebagai berikut : 1. Secara teoretis, konsep keluarga sakinah menurut Jama‟ah Tablig lebih menerapkan isi dari dhohirnya ayat al-Qur‟an dan sunnah saja (cenderung bersifat tekstual) 2. Secara substansial antara konsep keluarga sakinah menurut Jama‟ah Tablig dan konsep keluarga sakinah menurut hukum Islam bisa dikatakan tidak begitu berbeda. Hanya saja pada masalah-masalah tertentu yang berhubungan dengan metode penafsiran atau metode studi terhadap nas-nas (al-Qur‟an dan al-sunnah), antara keduanya sedikit berbeda.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 17 Jan 2017 02:51
Last Modified: 07 Jun 2017 04:05
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/252

Actions (login required)

View Item View Item