PENGARUH KEGIATAN MARHABANAN MASJID AL-KAROMAH TERHADAP PERILAKU SOSIAL KEAGAMAAN REMAJA USIA 13-18 TAHUN DI DESA KANCI KECAMATAN ASTANAJAPURA KABUPATEN CIREBON

SITI HARDIANTI, (2015) PENGARUH KEGIATAN MARHABANAN MASJID AL-KAROMAH TERHADAP PERILAKU SOSIAL KEAGAMAAN REMAJA USIA 13-18 TAHUN DI DESA KANCI KECAMATAN ASTANAJAPURA KABUPATEN CIREBON. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
SITI HARDIYANTI 2015 (WM BLM)-min.pdf

Download (510kB) | Preview

Abstract

SITI HARDIYANTI NIM : 14111131299 PENGARUH KEGIATAN MARHABANAN MASJID AL-KAROMAH TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN REMAJA USIA 13-18 TAHUN DI DESA KANCI WETAN KECAMATAN ASTANAJAPURA KABUPATEN CIREBON Marhabanan merupakan salah satu kegiatan keagamaan yang menjadi tempat belajar remaja yang difokuskan pada bimbingan akhlak remaja di sekitarnya Pentingnya kegiatan keagamaan seperti Marhabanan terhadap pendidikan agama remaja sangat dibutuhkan. Sebagaimana dalam pengamatan penulis bahwa perilaku keagamaan remaja di Desa Kanci sangat perlu untuk diperbaiki karena banyak hal yang terjadi pada perilaku remajanya. Remaja yang mengikuti kegiatan Marhabanan Masjid Al-Karomah yang diharapkan memiliki perilaku Keagamaan yang baik pada dirinya, akan tetapi mereka melakukan halhal yang tidak baik untuk dilakukan seperti sering meninggalkan sholat wajib lima waktu, tidak jujur, tidak menghormati orang yang lebih tua dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan Marhabanan Masjid Al-Karomah terhadap perilaku Keagamaan remaja usia 13-18 tahun di Desa Kanci Wetan Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon. Dengan mengikuti kegiatan Marhabanan, remaja akan mendapatkan pengetahuan (kognitif) baru, dari pengetahuan yang telah remaja dapatkan tersebut akan tumbuh sikap yang baik dalam diri remaja yang nantinya dapat remaja terapkan dalam perilaku sehari-hari. Selanjutnya data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan product moment. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui setelah diketahui hubugan antara variabel X dan Y sebesar 0,44 selanjutnya nilai tersebut diidentifikasi tinggi rendahnya. Jika menurut Suharsimi Arikunto (1996:258) maka nilai koefisiensi korelasi sebesar 0,44 itu termasuk kategori korelasi sedang/cukup karena berada di antara kriteria rentang nilai antara 0,40-0,70. Dalam analisis korelasi terdapat suatu angka yang disebut koefisien determinasi yang besarnya adalah kuadrat dari r hitung. Untuk contoh di atas di temukan r = 0,44 koefisien determinasinya

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum) > Evaluasi Pembelajaran
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 1. Pendidikan Agama Islam
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 10 May 2017 07:20
Last Modified: 10 May 2017 07:20
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/2842

Actions (login required)

View Item View Item