PENGARUH PENERAPAN METODE RESITASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN SISTEM REPRODUKSI DI KELAS XI SMA NEGERI 7 CIREBON

Lulindayati, (2012) PENGARUH PENERAPAN METODE RESITASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN SISTEM REPRODUKSI DI KELAS XI SMA NEGERI 7 CIREBON. Bachelor thesis, IAIN syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
127360017_LULINDAYATI__OK.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Lulindayati, 2012: “Pengaruh Penerapan Metode Resitasi Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pokok Bahasan Sistem Reproduksi di Kelas Xi Sma Negeri 7 Cirebon” Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan di SMA Negeri 7 Cirebon diketahui bahwa pembelajaran biologi masih didominasi oleh guru, sehingga siswa cenderung pasif. Selain itu guru sudah sering memberikan tugas diluar jam pelajaran, namun tugas tersebut hanya untuk dikumpulkan dan dinilai. Sehingga dalam penelitian ini dilatar belakangi ketertarikan peneliti untuk menerapkan metode resitasi (penugasan) pada proses pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: bagaimana penerapan metode resitasi pada pokok bahasan sistem reproduksi, perbedaan antara hasil belajar siswa yang menggunakan metode resitasi dan siswa yang tidak menggunakan metode resitasi, dan seberapa besar pengaruh metode resitasi terhadap hasil belajar biologi. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI semester II SMA Negeri 7 Cirebon tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 166 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, diperoleh siswa kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen sebanyak 38 siswa, sedang kelas kontrolnya adalah kelas XI IPA 4 sebanyak 38 siswa. Pada kelas eksperimen pembelajaran menggunakan metode resitasi, Sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Setelah itu dilakukan tes tulis (pretest dan posttest) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dari uji normalitas dan homogenitas dari kedua kelompok diperoleh bahwa kelompok tersebut normal dan homogen, sehingga untuk pengujian hipotesis dapat digunakan uji T. Berdasarkan hasil analisis SPSS uji independent sample t test didapat nilai probabilitas signifikansi (2-tailed) 0.034 < 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa ha diterima atau terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa diperoleh nilai rata-rata n-gain kelas eksperimen adalah 0,43 dan kelas kontrol 0,34. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metode resitasi lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran secara konvensional terhadap penigkatan hasil belajar pada pokok bahasan sistem reproduksi siswa kelas XI semester 2 tahun ajaran 2011/2012. Dari hasil perhitungan analisis korelasi menunjukkan bahwa ada pengaruh positif antara penerapan metode tugas dan resitasi dengan hasil belajar pada pokok bahasan pokok bahasan sistem reproduksi siswa kelas XI semester II tahun ajaran 2011/2012. Besar pengaruh dari penggunaan metode resitasi terhadap hasil belajar sebesar 60,84% sedangkan sisanya 39,16% dipengaruhi oleh faktor lainnya, seperti bakat, intelegensi, sarana prasarana, lingkungan, dan lain-lain. Dengan demikian dapat disimpulkan pada penggunaan metode resitasi akan memberikan pengaruh yang positif terhadap hasil belajar biologi. Disarankan guru dapat mencoba menggunakan metode resitasi untuk diterapkan pada pokok bahasan yang lain supaya siswa mempunyai kesiapan, kedisiplinan, rasa tanggung jawab serta termotivasi dalam pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci: metode resitasi, hasil belajar

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 17 Jan 2017 07:15
Last Modified: 06 Jun 2017 06:26
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/297

Actions (login required)

View Item View Item