PENERAPAN ASSESMEN KINERJA DALAM PRAKTIKUM SISTEM PERNAPASAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS XI DI MAN BUNTET PESANTREN CIREBON

Desti Destyana, (2012) PENERAPAN ASSESMEN KINERJA DALAM PRAKTIKUM SISTEM PERNAPASAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS XI DI MAN BUNTET PESANTREN CIREBON. Bachelor thesis, IAIN syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
127360026_DESTI DESTYANA__OK.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Desti Destyana. 07460891. Penenerapan Assesmen Kinerja Dalam Praktikum Sistem Pernapasan untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas XI Semester II di MAN Buntet Pesantren Cirebon. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bentuk penilaian yang dilakukan di MAN Buntet Pesantren masih yang masih berfokus pada penilaian hasil belajar (kognitif), jalannya kegiatan praktikum masih kurang optimal, serta guru yang hanya menilai praktikum berdasarkan laporan praktikum. Sehingga aspek keterampilan proses sains belum tergali secara maksimal. Oleh karena itu, perlu diterapkan suatu penilaian yang menilai indikator-indikator KPS siswa sehingga adanya keseimbangan antara penilain proses dengan hasil belajar. Dengan adanya penilaian terhadap KPS dalam melakukan kegiatan praktikum memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghubungkan antara teori dengan pengalaman langsung di lapangan. Dengan demikian KPS dapat menunjang hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji standar assesmen kinerja yang digunakan dalam menilai KPS siswa pada praktikum sistem pernapasan, penerapan assesmen kinerja untuk meningkatkan KPS siswa dan pengaruh antara nilai KPS siswa dengan hasil belajar siswa setelah menggunakan assesmen kinerja. Penelitian ini dilakukan di MAN Buntet Pesantren Cirebon dengan subjek penelitian sebanyak 41 siswa yang berasal dari kelas XI IPA 2. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi assesmen kinerja untuk menilai keterampilan proses sains siswa pada kegiatan praktikum dan tes pilihan ganda untuk mengetahui hasil belajar siswa. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah uji validitas, reliabilitas, daya pembeda, tingkat kesukaran, prosentase data, uji nomalitas, uji homogenitas, anova dan uji regresi. Hasil penelitian ini adalah instrumen kinerja yang telah dibuat melalui prosedur modifikasi, penyusunan dan penentuan kriteria ketercapaian, dan validasi isi dan validasi konstruk sehingga telah layak digunakan sebagai instrumen penelitian. Penerapan asesmen kinerja melalui PTK sangat efektif, hal ini terbukti observasi on task dan nilai KPS siswa meningkat setiap siklusnya. Nilai KPS yang diperoleh selama penelitian ini adalah Keterampilan menggunakan alat / bahan sebesar 86,95%, keterampilan melakukan percobaan sebesar 89,76% dan keterampilan berkomunikasi sebesar 87.86%. Berdasarkan uji anova diperoleh F hitung lebih besar dari F tabel (4,302>2,014) maka keterampilan proses siswa dari 3 siklus 1 sampai 3 terdapat perbedaan. Selain itu, terdapat pengaruh yang signifikan antara KPS siswa dengan hasil belajar siswa melalui uji regresi dengan nilai sig. 0.000 yang lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan tabel Coefficientsa dengan ketelitian 0,05 diperoleh thitung lebih besar dibanding ttabel (4,843 > 1,3205). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara nilai KPS siswa terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci : Assesmen Kinerja, Keterampilan Proses Sains (KPS) iii

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 17 Jan 2017 08:06
Last Modified: 06 Jun 2017 03:11
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/317

Actions (login required)

View Item View Item