PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN MODUL PADA POKOK BAHASAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS VII SMPN 1 SURANENGGALA

CITRA AYU PRIYANTI, (2012) PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN MODUL PADA POKOK BAHASAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS VII SMPN 1 SURANENGGALA. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
127360049_citra ayu priyanti__ok.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

CITRA AYU PRIYANTI : Penerapan Model Learning Cycle 5E Berbantuan Modul pada Pokok Bahasan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan terhadap Hasil Belajar Siswa di Kelas VII SMP Negeri 1 Suranenggala Kab. Cirebon Proses pembelajaran tak lepas dari peran guru dan penggunaan bahan ajar di sekolah. Bahan ajar yang tersedia baik buku teks, peran bahan ajar dapat membuat siswa aktif dengan melibatkan ketiga indera mereka secara maksimal (penglihatan, pendengaran dan gerakan). Pada pembelajaran IPA, siswa tidak memiliki budaya belajar mandiri, dikarenakan kurangnya sumber belajar dan guru masih mengajar menggunakan metode ceramah. Oleh karena itu, perlu diupayakan juga suatu model pembelajaran yang dapat memperbaiki permasalahan pada diri siswa, yaitu dengan menggunakan model learning cycle 5E berbantuan modul. Model pembelajaran ini membantu siswa dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran, dan pembelajaran menjadi lebih bermakna. Tujuan penelitian ini (1) Mengkaji penerapan pembelajaran model learning cycle 5E berbantuan modul pada pokok bahasan pencemaran dan kerusakan lingkungan di kelas VII SMPN 1 Suranenggala. (2) Mengkaji peningkatan hasil belajar siswa antara pembelajaran yang menggunakan penerapan model learning cycle 5E berbantuan modul dengan yang tidak. (3) Mengkaji perbedaan peningkatan hasil belajar siswa antara pembelajaran yang menggunakan penerapan model learning cycle 5E berbantuan modul dengan yang tidak. (4) Mengetahui respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran learning cycle 5E berbantuan modul pada pokok bahasan pencemaran dan kerusakan lingkungan di kelas VII SMPN 1 Suranenggala. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 1 Suranenggala yang berjumlah 381 siswa dan sampel yang digunakan adalah kelas VII A (kelas eksperimen) dan VII B (kelas kontrol) yang masing-masing berjumlah 42 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu observasi, tes dan angket. Analisis data yang dilakukan secara kuantitatif dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji T, secara kualitatif yaitu dengan analisis angket. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1) Penerapan model pembelajaran learning cycle 5E berbantuan modul dapat membantu keaktifan siswa, 2) Terdapat peningkatan hasil belajar siswa antara yang menggunakan model learning cycle 5E berbantuan modul dengan yang tidak (metode expository), 3) Terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar antara yang menggunakan model learning cycle 5E berbantuan modul dengan yang tidak (metode expository), hal ini dapat dilihat dari analisis data uji T dengan menggunakan SPSS V 16 yang memberikan nilai sig (2-tailed) masing-masing sebesar 0,001 yang berarti signifikansi sebesar 0,001 <0,05, berarti Ho ditolak dan Ha diterima. 3) Respon siswa terhadap penerapan model learning cycle 5E berbantuan modul sebanyak 42,38% siswa menyatakan sangat setuju dalam kategori cukup. Kata kunci: Model learning cycle 5E, Modul, Hasil Belajar.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 23 Jan 2017 07:41
Last Modified: 06 Jun 2017 02:47
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/388

Actions (login required)

View Item View Item