Hibah Penelitian 2015 - 2019

Anda Juanda, AJ (2015) Hibah Penelitian 2015 - 2019. LP2M, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Cirebon.

[img] Text
HIBAH PENELITIAN 2015-2019.pdf

Download (5MB)

Abstract

Lembaga (institusi) pendidikan di Indonesia saat ini mengacu pada konsep “Tri PusatPendidikan”. Konsep pendidikan ini meliputi: 1. Pendidikaninformaldilaksanakan di dalamkehidupan keluarga, 2. Pendidikanformaldilakukan di sekolah, dan 3. Pendidikannonformaldiselenggarakan olah masyarakat. Ketiga institusi tersebut tujuannya berorientasimengembangkan: (1) standar akademik (academic content standar), dan (2) standar perilaku(performance standar)secara integral (holistic), tetapi penekanannya berbeda.Salah satu dari ketiga institusi diataslembagaPondok Pesantren (Ponpes) sebagaipendidikan nonformalmemiliki fungsimengembangkan kompetensi santri meliputitiga (3)H,yaitu:“H”pertama,head(kepala)mengisi otak santri dengan ilmu pengetahuan, “H”kedua,heart(hati)mengisi hatisantridengan iman dan takwa, dan “H”ketiga,hand(tangan)melatihsantrimemiliki keterampilan (life skill) vokasional.Ponpes mengembangkan H yang kesatu dan H yang kedua dipandang telah berhasil.Artinya, pendidikan di Ponpes masih kental berorientasi mengjarkanilmu-ilmu agama, danhasilnyanampak para santri saleh menjalankan nilai-nilai agama Islam, akan tetapipembinaanH yang ketigaketerampilan vokasional hidup santrisecara profesionalkurangconcern.Hal tersebut pendidikan Ponpes cenderungbanyakmewariskan khasanah keilmuanIslam kalsiksebagai kurikulum inti (actual curriculum). Misalnyapelajaran: (1) Tauhid, (2)Tafsir, (3) Hadits, (4) Fiqh, (5) Usul Fiqh, (6) Tasawwuf (7) Bahasa Arab (Nahu, Sharaf,Balagh, Tajwid), (8) Mantiq, dan (9) Ahklak.Sementara itu,Ponpes mengaktualisasikankurikulum tersembunyi (hiddencurriculum)salah satunya H yang ketigabelum mendapat perhatian yang sepadan jikadibandingkandengan kurikulum inti.Hal ini menimbulkankesenjanganpendidikan parasantri di satu sisi pandai intelektualnya, dan saleh mengamalkan nilai-nilai ajaran ajaranIslam, tetapi ketempilan vokasional merekabelum meningkat.Pada era modernisasiyang sarat dengan pekerjaanprofesional, para santri belummemadai hanya pandai intelektualnya dan saleh beragama, melainkan merupakan keniscayaanmerekamenguasai keterampilan vokasional. Ketrampilan tersebut misalnya menguasai duniausaha(entrepreneurship): terampil menjadi pengrajin, home industry, berternak, bertani, danketerampin usaha yang lainnya.Peninggkatan inovoasi implementasi kurikulum tersembunyi pendendidikan santriberbasis life skill vokasional di Ponpes Darul Hikmah berdasarkanhasil penenlitian denganmenggunakan pendekatan kualitatif naturalistikmelalui teknik pengumpulan data observasi,wawancara, dan studi dokumentasi menujukkan ilustrasi:pendidikan santripada Ponpestersebutmemadukan pendidikan Islam klasik dan pendidikan modern. Artinya, Kiyai diPonpes Darul Hikmah di samping mengajarkan “kitab kuning” sebagai kurikulum inti, jugapara santri pada umumnya belajar pada pendidikan formal (MTs, dan MA). Pelatihanketerampilan life skill berbasisvokasional banyak diikuti santri MA. Keterampilan life skillvokasonal yang diikuti para santri:bertenak ayam, membuat meubeler,menjahit pakian,meproduksi kripik singkong,danmembuatjelly. Pelatihan pendidikan santriinimendapatbantuandariDepartemen Agama dan Pemerintah DaerahKabupaten Sumedang. Pelaksanaanpendidikanlife skilltersebut belum dilakukan secara kontinuitas, melainkaninsidental.Hasil pendidikan santri berbasis life skill yang dilakukan Ponpes Darul Hikmahsebagai wujud inovasi implementasi kurikulum tersembunyi menunjukkan indikasike arahyang “inovatif”. Seluruh jajaran pengurus Ponpes baik Kiyai, Ustaz/h dan para santri tidakmenutup diri (covert) terhadap era modernisasi dengan tidak meninggalkan ciri khas PonpesSalafiyah.Keberhasilan inovasi pendidikan santri di Ponpes perlu mendapat dukungan darisemua pihak sebagai wujud meningkatkan syiar Islam secara kolektif. Tanpa dukungan semuapihak (orang tua santri, pemerintah, dan Kiyai bersama Ustaz/h) Ponpes akan stagnan

Item Type: Other
Subjects: Pendidikan > Teori dan Praktek Pendidikan
Pendidikan > Teori dan Praktek Pendidikan > Pendidikan Tinggi
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 5. Tadris Ilmu Pengetahuan Alam Biologi
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 17 Jun 2021 04:49
Last Modified: 29 Jun 2021 23:33
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/4679

Actions (login required)

View Item View Item