POLA ASUH DEMOKRATIS DI PONDOK PESANTREN HIDAYATUL MUBTADIIN BUNTET CIREBON

SITI MASITOH, (2021) POLA ASUH DEMOKRATIS DI PONDOK PESANTREN HIDAYATUL MUBTADIIN BUNTET CIREBON. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img] Text
Cover - Daftar Isi - Siti Masitoh.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I - Siti Masitoh.pdf

Download (680kB)
[img] Text
BAB V - Siti Masitoh.pdf

Download (275kB)
[img] Text
Daftar Pustaka - Siti Masitoh.pdf

Download (508kB)
Official URL: http://syekhnurjati.ac.id

Abstract

SITI MASITOH. NIM: 1708201035, “POLA ASUH DEMOKRATIS DI PONDOK PESANTREN HIDAYATUL MUBTADIIN BUNTET CIREBON”, 2021. Pengasuhan memiliki makna memelihara, melindungi, mendampingi, mengajar, dan membimbing anak selama masa perkembangannya. Salah satu alasan utama berdirinya pondok pesantren yakni untuk membentuk individu yang unggul diberbagai bidang yang memahami dan mengamalkan nilai ajaran agamanya. Berbicara mengenai pondok pesantren, berarti ada pergantian peran orang tua didalamnya. Para pengasuh seperti kiyai dan Pembina ditugaskan untuk mengasuh dan mendidik para santrinya, mendampinginya bila ada sebuah kendala seputar kehidupannya di pondok pesantren. Dilihat dari segi otonominya tujuan pesantren adalah untuk melatih para santri untuk memiliki kemampuan mandiri, membentuk kepribadian, memantapkan karakter, serta melengkapinya dengan pengetahuan. Selain itu pondok pesantren berfungsi sebagai wadah untuk membina warga Negara agar berkepribadian muslim sesuai dengan ajaran-ajaran agama islam dan menanamkan rasa keagamaan tersebut pada semua segi kehidupannya dan menjadikannya sebagai orang yang berguna bagi agama, masyarakat dan Negara. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dari pertanyaan-pertanyaan yang menjadi rumusan masalah : “Bagaimana konsep dan implementasi pola asuh demokratis di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Buntet”. Untuk memperoleh jawaban dari pertanyaan tersebut penyusun menggunakan penelitian lapangan dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang kemudian di analisis menggunakan metode deskriptif analisis dimana penyusun menganalisis data-data yang diperoleh dari penelitian lapangan tersebut secara sistematis, factual dan akurat mengenai fakta-fakta yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara kemudian menggabungkannya dengan teori-teori yang sudah ada yang tercantum dalam buku-buku yang dijadikan sumber referensi. Adapun hasil dari penelitian ini yakni Pengasuhan di pondok pesantren berarti mengasuh santri, dimana pengasuhan tersebut tidak hanya pengasuhan dari segi pendidikan saja akan tetapi dari segi etika dan moral. Pondok pesantren Hidayatul Mubtadiin menerapkan dua sistem pengasuhan yakni, tarbiyah ilmiah dan juga tarbiyah akhlak. Tarbiyatul ilmiah dinilai sebagai upaya pengasuhan untuk memelihara, melindungi, mendampingi, mengajar, dan membimbing anak selama masa tumbuh kembangnya. Sedangkan tarbiyatul akhlak dinilai sebagai proses pembelajar yang dilakukan oleh anak agar anak memperoleh keterampilan, nilai-nilai dan norma-norma agar anak dapat berpartisipasi sebagai bagian dari kelompok masyarakat. Kata Kunci : Pola Asuh, Pesantren, Anak

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syahsyiyyah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 27 Aug 2021 04:48
Last Modified: 27 Aug 2021 04:48
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/5024

Actions (login required)

View Item View Item