Penafsiran Ahmad Hassan tentang Ayat-ayat Mutasyabihat (Studi Kritis terhadap Kitab Tafsir Al-Furqan)

Achmad Kamil Fahmi Ajie, (2021) Penafsiran Ahmad Hassan tentang Ayat-ayat Mutasyabihat (Studi Kritis terhadap Kitab Tafsir Al-Furqan). Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img] Text
cover dll CD (Achmad Kamil).pdf

Download (986kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (454kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (242kB)
[img] Text
DAPUS.pdf

Download (189kB)
Official URL: http://web.syekhnurjati.ac.id

Abstract

ABSTRAK Achmad Kamil Fahmi Ajie 1708304020. Penafsiran Ahmad Hassan tentang Ayat-ayat Mutasyabihat (Studi Kritis terhadap Kitab Tafsir Al-Furqan) Penelitian ini membahas tentang penafsiran ayat-ayat mutasyabihat dalam kitab Tafsir al-Furqan karya Ahmad Hassan. Dalam penelitian ini menjelaskan macam-macam ayat-ayat mutasyabihat atau penyampaian Allah dalam Al-Qur‟an. Terkadang terdapat kontradiksi antara bentuk lafal dengan maksud yang terkandung dalam sebuah ayat. Kemudian menganalisis penerapannya menurut penjelasan tafsir Ahmad Hassan dalam tafsir Al-Furqan. Adapun ayat yang dianalisis adalah sejumlah ayat-ayat mutasyabihat yang terdapat dalam kitab tafsir Al-Furqan. Ayat-ayat tersebut kerap dijadikan perbincangan para ulama. Metode tafsir yang digunakan Ahmad Hassan adalah metode harfiah. Penelitian ini menganalisis ayat-ayat mutasyabihat yang terdapat di dalam kitab tafsir Al-Furqan karya Ahmad Hassan. Beliau memiliki banyak karya di dalam hidupannya. Karya yang monumental di bidang tafsir salah satunya tafsir Al-Furqan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah: pertama Ahmad Hassan menjelaskan pemaknaan ayat-ayat mutasyabihat A. Hassan menggunakan metode atau pendekatan yang dapat dikatakan A. Hassan lebih mirip menggunakan metode jam'u karena A. Hassan mengumpulkan pendapat-pendapat baik dari golongan yang bersikap tafwidh maupun yang memberikan pena'wilan lalu dikompromikan kemudian disimpulkan sebagai istinbat penafsirannya. Kedua pemikiran Ahmad Hassan tentang Ayat-Ayat Mutasyabihat di dalam Kitab Tafsir Al-Furqan terbagi kedalam tiga sikap yaitu: mengemukakan pendapat dari kalangan ulama yang bersikap tafwidh, memberikan ta‟wil, dan mengemukakan pendapat keduanya. A. Hassan bermaksud mengambil jalan tengah yakni dengan maksud menghentikan polemik yang terjadi di kalangan umat lslam tentang perbedaan pendapat ulama dalam menafsirkan ayat-ayat mutasyabihat yang bisa melupakan esensi Al-Qur‟an itu sendiri Kata Kunci: Mutasyabihat, Ahmad Hassan, Tafsir Al-Furqan

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama
Filsafat, Psikologi, Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 09 Sep 2021 00:57
Last Modified: 09 Sep 2021 02:54
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/5219

Actions (login required)

View Item View Item