PENGARUH PERGESERAN MATAHARI TERHADAP WAKTU SHALAT

MUHAMMAD AFIFUDIN, (2013) PENGARUH PERGESERAN MATAHARI TERHADAP WAKTU SHALAT. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
MUHAMMAD AFIFUDIN_07310022_ok-min.pdf

Download (492kB) | Preview

Abstract

MUHAMMAD AFIFUDIN (O7310022) : Pengaruh Pergeseran Matahari terhadap Waktu Shalat Matahari merupakan benda angkasa yang mempunyai cahaya sendiri.Oleh karena itu, matahari mempunyai peranan sangat penting, antara lain sebagai sumber cahaya dan panas bagi planet-planet di sekitarnya termasuk planet bumi, sehingga kehidupan manusia, tumbuhan dan hewan di planet bumi dapat berlangsung. Selain sebagai sumber panas dan cahaya, matahari mempunyai peranan penting lainnya, yaitu sebagai pengatur variasi iklim dan cuaca di muka bumi, sehingga memungkinkan terjadinya variasi kehidupan di muka bumi termasuk dalam permasalahan ibadah shalat. Dari latar belakang masalah diatas menimbulkan rumusan masalah: 1).Bagaimana sejarah perkembangan ilmu astronomi dalam ibadah shalat?; 2).Bagaimana peran astronomi dan korelasinya terhadap penentuan waktu shalat menurut nash?; 3).Bagaimana pengaruh pergeseran posisi matahari dalam penentuan waktu shalat?. Adapun tujuan penelitian dari skripsi ini adalah sebagai berikut: 1).Untuk mengetahui sejarah perkembangan ilmu astronomi dalam ibadah shalat; 2).Untuk mengetahui peran astronomi dan korelasinya terhadap penentuan waktu shalat menurut nash; 3).Untuk nmengetahui pengaruh pergeseran posisi matahari dalam penentuan waktu shalat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan studi kepustakaan (library research) yang berkaitan dengan permasalahan diatas. Dari hasil penelitian tersebut dapat penulis simpulkan bahwa sejarah perkembangan ilmu astronomi akan membantu manusia untuk memahami benda-benda langit dan juga untuk mengetahui posisi matahari kemudian bisa dijadikan alat untuk menentukan waktu shalat, Ilmu astronomi juga memiliki peran yang sangat signifikan dalam penentuan waktu shalat, Akibat pergerakan semu matahari 23,5° ke Utara dan 23,5° ke Selatan selama periode 1 tahun, waktu-waktu tersebut bergesar dari harikehari. Akibatnya saat waktu shalat juga mengalami perubahan. Oleh sebab itulah jadwal waktu shalat disusun untuk kurun waktu selama 1 tahun dan dapat dipergunakan lagi pada tahun berikutnya.Selain itu posisi atau letak geografis serta ketinggian tempat juga mempengaruhi kondisi-kondisi tersebut di atas.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 31 Jan 2017 04:07
Last Modified: 12 Jun 2017 01:37
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/523

Actions (login required)

View Item View Item