Hadis Tentang Olahraga Dengan Pendekatan Hermeneutika Kontekstual Fazlur Rahman

Ahmad Khaelani, (2021) Hadis Tentang Olahraga Dengan Pendekatan Hermeneutika Kontekstual Fazlur Rahman. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img] Text
Cover Depan.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (562kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (293kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (348kB)
Official URL: http://web.syekhnurjati.ac.id

Abstract

ABSTRAK Ahmad Khaelani. 1708307019. Hadis Tentang Olahraga Dengan Pendekatan Hermeneutika Kontekstual Fazlur Rahman. Olahraga merupakan aktivitas untuk mempertahankan metabolisme tubuh. Selain itu, olahraga pula dapat meningkatkan kualitas kesehatan hidup seseorang. Kini olahraga memiliki macam jenis-jenis, meliputi jalan, lari, berenang, senam, tekwondo, angkat besi, dan lain sebagainya. Sedangkan dalam hadis Nabi Muhammad Saw, beliau hanya menyebutkan beberapa jenis olahraga saja yakni memanah dan berkuda. Apakah Islam hanya mengajarkan memanah dan berkuda sebagai olahraga ataukah membolehkan segala jenis olahraga? Untuk mengetahuinya penulis akan mengkaji hadis tentang memanah dan berkuda secara konstekstual. Berdasarkan latar belakang di atas, tujuan dari penelitian ini untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang menjadi rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimana kuantitas dan kualitas hadis tentang olahraga? 2) Bagaimana pemahaman hadis olahraga dalam perspektif kontekstual?. Jenis penelitian ini adalah library research (kepustakaan) yang diolah dengan metode deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian untuk menemukan kuantitas dan kualitas hadis ialah dengan metode kesahihan hadis, sedangkan untuk mengetahui makna di balik hadis tentang olahraga dengan pendekatan double movement Fazlur Rahman. Hasil penelitian, menyimpulkan bahwa penelusuran terhadap sanad hadis membuktikan bahwa ada ketersambungan sanad, diriwayatkan oleh rawi ṡiqah, namun setelah dibandingkan terdapat indikasi ‘illat. Indikasi itu terlihat dari perbedaan penyebutan guru Abu> Salla>m. Riwayat Abu>> Da>wud dan an- Nasa>’i> lebih kuat dibandingkan dengan riwayat Ibnu Ma>jah dan ad-Da>rimi>. Sebab ‘Abdulla>h bin Muba>rak didukung oleh ‘I<sya> bin Yu>nus dalam penyebutan guru Abu> Salla>m. Sedangkan secara kuantitas sanad, hadis termasuk dalam aḥad ‘azi>z. Kemudian dilihat dari kontekstual, hadis tentang olahraga berbicara tentang persiapan peperangan. Hal tersebut didukung dengan letak geografis bangsa Arab dan sistem politik yang dianut. Sehingga, dalam perspektif Fazlur Rahman hadis ini dapat ditarik ideal moral, seorang muslim harus menjadi muslim yang kuat yakni meliputi ketangkasan, ketangguhan, ketepatan, kecermatan, dan kecepatan. Untuk masa sekarang hadis tentang olahraga bisa dikorelasikan dengan jenis-jenis olahraga yang ada selama masih mengikuti ideal moral sunah Nabi. Kata Kunci: Hadis, Olahraga, Double Movement Fazlur Rahman.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama
Filsafat, Psikologi, Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Ilmu Hadist
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 13 Sep 2021 01:37
Last Modified: 13 Sep 2021 01:48
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/5269

Actions (login required)

View Item View Item