Analisis Perkembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Sebelum Dan Sesudah Memperoleh Pembiayaan Murabahah Dari BMT NU Sejahtera Jatibarang

Enung Nurasih, (2021) Analisis Perkembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Sebelum Dan Sesudah Memperoleh Pembiayaan Murabahah Dari BMT NU Sejahtera Jatibarang. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
COVER DLL.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (253kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAPUS.pdf

Download (365kB) | Preview

Abstract

ENUNG NURASIH. NIM :1708203153. ANALISIS PERKEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) SEBELUM DAN SESUDAH MEMPEROLEH PEMBIAYAAN MURABAHAH DARI BMT NU SEJAHTERA JATIBARANG, 2021 UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dapat membantu negara dalam mengurangi pengangguran, pengembangan usaha kecil mampu memberikan peluang kepada masyarakat dengan merekrut sumber daya di sekitarnya. Yang menjadi kendala bagi UMKM adalah keterbatasan modal menyebabkan sulitnya untuk mengembangkan suatu usaha. Padahal, modal merupakan faktor utama yang sangat penting dalam mendukung peningkatan produksi, dan kinerja UMKM itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan UMKM yang diberikan BMT NU Sejahtera Jatibarang melalui pembiayaan murabahah. Indikator perkembangan usaha dalam penelitian ini adalah modal usaha, omset penjualan, keuntungan usaha, dan tenaga kerja sebelum dan sesudah memperoleh pembiayaan murabahah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data-data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dengan informan yang terkait, dan dokumentasi untuk melengkapi dan memberikan informasi dalam proses penelitian. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa sebelum memperoleh pembiayaan murabahah dari BMT, UMKM mengalami kendala dalam permodalan sehingga belum bisa mengembangkan usahanya. Setelah memperoleh pembiayaan dari BMT, UMKM mengalami perkembangan, dilihat dari adanya peningkatan omset, dan keuntungan. Walaupun dari 5 narasumber tidak adanya penambahan tenaga kerja, namun pembiayaan murabahah sangat membantu permodalan mereka. Kendala BMT dalam mengembangkan UMKM yaitu permodalan BMT yang belum memadai, kurang inovatif produk-produk BMT, dan kurangnya memaksimalkan digital. Strategi yang dilakukan BMT dalam mengembangkan UMKM, yaitu dengan cara yang pertama, memberikan permodalan kepada UMKM. Kedua, BMT memberikan akad kredit ulang kepada anggotanya yang macet dalam pembayaran. Ketiga, meningkatkan kemamapuana SDM, keempat, memasarkan produk-produk yang ada di BMT untuk membantu pengembangan UMKM, dana kelima, strategi dengan sistem jemput bola. Kata Kunci : Perkembangan UMKM, BMT, Pembiayaan Murabahah

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 23 Sep 2021 02:32
Last Modified: 23 Sep 2021 02:32
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/5451

Actions (login required)

View Item View Item