TARI TOPENG CIREBON: Kajian Makna Warna Kostum Penari pada Tari Topeng Gaya Slangit di Sanggar Tri Tunggal Budaya Desa Tegalwangi, Kec. Weru, Kab. Cirebon

Arasi Indah, (2021) TARI TOPENG CIREBON: Kajian Makna Warna Kostum Penari pada Tari Topeng Gaya Slangit di Sanggar Tri Tunggal Budaya Desa Tegalwangi, Kec. Weru, Kab. Cirebon. Bachelor thesis, Akidah Filsafat Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
1. COVER sd DAFTAR ISI.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. BAB I.pdf

Download (672kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB V.pdf

Download (239kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (485kB) | Preview
Official URL: http://web.syekhnurjati.ac.id

Abstract

ABSTRAK Arasi Indah. NIM: 1708303020, TARI TOPENG CIREBON: Kajian Makna Warna Kostum Penari pada Tari Topeng Gaya Slangit di Sanggar Tri Tunggal Budaya Desa Tegalwangi, Kec. Weru, Kab. Cirebon. Skripsi. Program Studi Akidah dan Filsafat Islam (AFI), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah(FUAD), IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 2021. Tari topeng Cirebon memiliki banyak makna yang terkandung didalamnya. Selain itu, Tari topeng memiliki banyak macam gaya seperti Gaya Slangit, Gaya Gegesik, Gaya Palimanan, Gaya Losari, Gaya Indramayu dan yang lainnya. Dari setiap macam gaya tersebut masing-masing memiliki ciri khas dan maknanya tersendiri seperti pada makna kostum penari yang setiap lakon memiliki perbedaan warna. Penelitain ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan makna warna kostum Penari Gaya Slangit di Sanggar Tri Tunggal Budaya. Penelitian ini merupakan Jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan penelitianfolosofis. Adapun metode pengumpulan data penelitian ini merujuk pada hasil observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Sedangkan metode analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teori yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah teori dari Semiotika Roland Barthes dengan ideologi dari Althusser Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan sejarah perkembangan Tari Topeng Gaya Slangit di Sanggar Tri Tunggal Budaya, mengetahui dan memaparkan macam warna kostum Penari Tari Topeng dan makna warna kostum Penari Trai Topeng gaya Slangit Menurut Perspektif Teori Semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menerangkan bahwa Makna Warna Kostum Penari Tari Topeng selain terdiri tadi tanda, penanda, petanda, memiliki makna denotasi dan konotasi. Hasil penelitian panji bewarna putih melambangkan manusia yang baru lahir penuh kesucian, Samba atau Pamindo menggambarkan manusia menginjak usia anak-anak, Rumyang menggambarkan keremajaan manusia, Tumenggung menggambarkan manusia yang menginjak dewasa dan bersifat baik, Kelana manusia yang mencari jatidirinya memiliki sifat angkara murka. Ideologis yang terdapat yaitu masyarakat dianjurkan untuk mengontrol emosi dan meningkatkan religiusitas dalam proses pencarian dari dirinya. Kata Kunci :Makna Warna, Kostum, Tari Topeng Gaya Slangit.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama
Filsafat, Psikologi, Agama > Filsafat (Umum)
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Filsafat Agama
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 23 Sep 2021 08:04
Last Modified: 24 Sep 2021 02:55
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/5488

Actions (login required)

View Item View Item