Telaah Pendidikan Hadap Masalah Paulo Freire Atas Metode Pembelajaran Sorogan, Bandongan dan Musyawarah di Pesantren

Suhendi, (2021) Telaah Pendidikan Hadap Masalah Paulo Freire Atas Metode Pembelajaran Sorogan, Bandongan dan Musyawarah di Pesantren. Masters thesis, Pendidikan Agama Islam PPs-IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
HALAMAN AWAL TESIS.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1 PDF.pdf

Download (641kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 5 PDF.pdf

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA PDF.pdf

Download (278kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Suhendi ; Telaah Pendidikan Hadap Masalah Paulo Freire Atas Metode Pembelajaran Sorogan, Bandongan dan Musyawarah di Pesantren Pendidikan terhadap masalah (Problem posing education) merupakan bentuk perlawanan terhadap pendidikan gaya bank (Bangking education) yang pada saat itu meradang di Brazil. Berlawanan dengan pendidikan gaya bank yang menjadikan siswa sebagai celengan kosong dan perlu diisi dengan pengetahuan, memposisikan siswa tidak mengetahui apa-apa dan guru mengetahui segalanya, peran guru sebagai subyek dan murid obyeknya. Pendidikan hadap masalah merupakan pendidikan dialogis dengan ciri-ciri: kerjasama (Cooperation), Persatuan Untuk Pembebasan (Unity for Liberation), Organisasi (Organization) dan Sintesa Kebudayaan (Cultural Synthesis). Tujuan penulisan karya ilmiah ini ialah untuk mengetahui metode pembelajaran sorogan, bandongan dan musyawarah di pesantren, selain itu penulisan ini bertujuan untuk memahami pendidikan hadap masalah (Problem posing Education) Paulo Freire yang lahir dari pendidikan gaya bank (Bangking Education), tujuan terakhir untuk memahami dan menjelaskan bagaimana metode pendidikan yang ada di pesantren khususnya metode sorogan, bandongan dan musyawarah mempunyai tujuan dan semangat yang sama dengan pendidikan hadap masalah yang di gagas oleh Paulo Freire. Penulis dalam hal ini menggunakan konsep pendidikan hadap masalah Paulo Freire untuk melihat bagaimana metode pendidikan yang ada di pesantren, baik itu Sorogan, Bandongan dan Musyawarah. Penulis merasa pemikiran Paulo Freire sangat relevan untuk menganalisis metode pembelajaran yang ada di Pesantren. Metode penelitian yang penulis pakai menggunakan pendekatan kualitatif, Penelitian ini berbasis pustaka, dengan analisis kualitatif, yaitu penelitian dengan mengumpulkan data-data primer dan sumber-sumber sekunder, sumber data primer adalah buku-buku tentang Paulo Freire, sedangkan sumber data sekunder penulis ambil dari buku terjemahan dan tulisan-tulisan yang membahas tentang pemikiran Paulo Freire dan buku-buku tentang pesantren. Hasil penelitian penulis menunjukan bahwa terdapat pendidikan hadap masalah dalam pesantren, khususnya dalam metode pembelajaran sorogan, bandongan dan musyawarah dengan memperhatikan pendidikan dialogis dan pembebasan yang diajarkan di pesantren. Namun untuk melihat pendidikan hadap masalah yang ada di pesantren, metode sorogan, bandongan dan musyawarah harus dilihat secara keseluruhan bukan secara parsial, karena tingkat pendidikan disesuaikan dengan metode pembelajaran. Kata Kunci: Metode Sorogan, Metode Bandongan, Metode Musyawarah, Pesantren, Pendidikan Hadap Masalah (Problem posing education), Pendidikan Gaya Bank (Bangking education).

[error in script]
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Pendidikan > Teori dan Praktek Pendidikan
Pendidikan > Teori dan Praktek Pendidikan > Pendidikan Tinggi
Divisions: Fakultas Pascasarjana > Program Magister > Pendidikan Islam > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 29 Sep 2021 07:27
Last Modified: 29 Sep 2021 07:27
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/5565

Actions (login required)

View Item View Item