PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TEKNIK TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon)

Astri Apriati, (2012) PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TEKNIK TWO STAY TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon). Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
127340062_ASTRI APRIATI (58440803)__ok.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Astri Apriati. Penggunaan Model Cooperative Learning Teknik Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi (Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon) Kenyataan di lapangan, banyak strategi dan model pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 1 Arjawinangun khususnya kelas X seperti ceramah, diskusi, tanya jawab, cooperative learning yang telah guru gunakan dalam proses belajar mengajar dalam upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Begitu banyak strategi belajar mengajar yang guru terapkan pada mata pelajaran sosiologi namun keaktifan siswa masih belum mampu untuk mengungkapkan pendapat, pemikiran yang dimilikinya, dan juga hasil belajar siswa belum memuaskan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan bagaimana penggunaan model cooperative learning teknik TSTS dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi, mengetahui adakah peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model cooperative learning teknik TSTS pada mata pelajaran sosiologi, mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran sosiologi dengan menggunakan model cooperative learning teknik TSTS. Salah satu metode yang digunakan guru dalam pembelajaran sosiologi adalah metode cooperative learning teknik two stay two stray dengan cara menyelesaikan masalah-masalah sosiologi dan mampu mengungkapkan pendapatnya hingga siswa tersebut dapat mengembangkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan secara penuh dalam suasana belajar yang terbuka dan demokratis bersama teman- temannya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Pada pelaksanaan PTK ini dilakukan secara kolaboratif sebagai alternatif pembelajaran di kelas X-1 yang berjumlah 44 siswa terdiri dari 26 perempuan dan 18 laki-laki. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi terdiri lembar observasi kinerja guru dan lembar observasi aktivitas siswa setiap siklus yang ditunjukkan pada para observer seperti guru dan teman sejawat sebagai pengamat ketika pembelajaran berlangsung. Wawancara adalah suatu teknik pengumpulan data melalui percakapan dan teknik ini merupakan proses tanya jawab dua orang yaitu peneliti dengan guru sosilogi pada akhir siklus ke III yaitu pertanyaan tentang penggunaan model cooperative learning teknik TSTS pada pembelajaran sosilogi. Studi dokumentasi adalah untuk mendapatkan hasil belajar dan kondisi pembelajaran kelas X-1 berupa foto saat pembelajaran berlangsung. Tes adalah lembaran yang berisi pertanyaan yang diberikan kepada siswa pada akhir pembelajaran atau akhir tiap siklus berupa soal pilihan ganda (PG) berjumlah 20 soal tiap siklus. Penggunaan model pembelajaran cooperative learning teknik two stay two stray dalam pembelajaran sosiologi dapat diterapkan dengan baik pada siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Arjawinangun. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi kinerja guru adalah pada siklus I sebesar 70%, siklus II sebesar 80%, dan siklus III sebesar 90%.Dari hasil angket siswa pada pertemuan terakhir terlihat bahwa pada umumnya siswa sangat senang belajar sosiologi dengan menggunakan model pembelajaran cooperative learning teknik two stay two stray karena dapat bertukar pendapat dengan teman. Hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di kelas X-1 SMA Negeri 1 Arjawinangun memperoleh peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 43,18%, siklus II sebesar 59,09%, dan siklus III meningkat menjadi sebesar 88,64%. Aktivitas siswa di kelas X-1 SMA Negeri 1 Arjawinangun sangat baik dalam pembelajaran sosiologi dengan menggunakan model pembelajaran cooperative learning teknik two stay two stray. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung yaitu siklus I sebesar 60%, siklus II sebesar 78%, dan siklus III sebesar 92%

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 01 Feb 2017 03:26
Last Modified: 06 Jun 2017 02:41
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/557

Actions (login required)

View Item View Item