Kawin Kontrak Akibat Istri Menjadi TKW: Perspektif Ulama (Studi kasus di Desa Beduyut Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu)

Nabila Fazry Adyani Putri, (2020) Kawin Kontrak Akibat Istri Menjadi TKW: Perspektif Ulama (Studi kasus di Desa Beduyut Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu). Bachelor thesis, Hukum Keluarga IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img] Text
9. SKRIPSI NABILA FAZRY-1-19 (1).pdf

Download (1MB)
[img] Text
9. SKRIPSI NABILA FAZRY-1-19.pdf

Download (1MB)
[img] Text
9. SKRIPSI NABILA FAZRY-83-84.pdf

Download (297kB)
[img] Text
9. SKRIPSI NABILA FAZRY-85-87.pdf

Download (300kB)
Official URL: http://syekhnurjati.ac.id

Abstract

Nabila Fazry Adyani Putri, NIM: 1608201044, “KAWIN KONTRAK AKIBAT ISTRI MENJADI TKW: PERSPEKTIF ULAMA (Studi kasus di Desa Beduyut Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu)”. 2020. Perkawinan kontrak yang terjadi di Desa Beduyut Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu dilakukan oleh laki-laki yang masih mempunyai istri sah tetapi istrinya bekerja menjadi TKW ke luar negeri selama bertahun-tahun, yang mengakibatkan suami merasa kesepian dan tidak ada tempat untuk menyalurkan kebutuhan biologis dan mengurus rumah tangga, yang akhirnya melatar belakangi suami untuk melakukan kawin kontrak dengan wanita-wanita yang berbeda dengan dalam suatu kurun waktu tertentu sesuai kesepakatan kontrak. Praktek kawin kontrak menjadi fenomena yang sampai sekarang semakin marak terjadi dikalangan masyarakat, khususnya di desa Beduyut. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dari pertanyaan-pertanyaan yang menjadi rumusan masalah: “Bagaimana hukum kawin kontrak perspektif ulama” dan “Faktor apa saja yang mendorong terjadinya pelaksanaan kawin kontrak di Desa Beduyut Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu” serta “Apa akibat hukum kawin kontrak”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan adalah dengan cara wawancara, observasi, studi pustaka, dokumentasi, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif-analitik. Adapun hasil dalam penelitian ini adalah pertama, bahwa hukum kawin kontrak perspektif ulama adalah semua ulama ahlusunnah dan para imam madzab mengharamkan terjadinya kawin kontrak kecuali ulama Syi‟ah yang tetap membolehkannya, kedua, faktor yang melatar belakangi terjadinya kawin kontrak adalah kawin kontrak memang menjadi suatu jalan untuk menghilangkan rasa kesepian dan memenuhi kebutuhan biologisnya, serta untuk mengurus rumah tangga selama ditinggal istrinya bekerja sebagai TKW bertahun-tahun. Ketiga, Akibat hukum yang ditimbulkan dari perkawinan kontrak juga sangat merugikan pihak istri dan anak yang dilahirkan dari perkawinan kontrak tersebut. Dengan alasan semua perkawinan yang ditentukan berlangsungnya sampai waktu yang diketahui dan waktu yang tidak diketahui (temporer) maka perkawinan menjadi batal demi hukum, karena tidak sesuai dengan hakikat dan tujuan perkawinan. Jika kawin kontrak dapat berimplikasi dan berakibat buruk terhadap kehidupan rumah tangga, dan pelaku kawin kontrak itu sendiri, serta menimbulkan persoalan di masyarakat sehingga menimbulkan kontra, maka dalam hal ini harus dilarang semaksimal mungkin dengan cara pemerintah hendaknya merancang Undang-undang mengenai kawin kontrak. Kata Kunci: TKW, Kawin kontrak, Ulama

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syahsyiyyah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 15 Oct 2021 02:57
Last Modified: 15 Oct 2021 02:57
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/5659

Actions (login required)

View Item View Item