Analisis Alih Kode dan campur Kode dalam Tuturan Penggemar Korean POP di Akun Twitter @armyindonesiaa2 (Kajian Sosiolinguistik)

Intan Dian Safitri, (2021) Analisis Alih Kode dan campur Kode dalam Tuturan Penggemar Korean POP di Akun Twitter @armyindonesiaa2 (Kajian Sosiolinguistik). Bachelor thesis, S1 Tadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
AWALAN DLL.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (438kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (290kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAPUS.pdf

Download (455kB) | Preview
Official URL: http://web.syekhnurjati.ac.id

Abstract

Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan jenis alih kode dan bentuk campur kode, serta mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode penggemar Korean Pop di akun twitter @armyindonesiaa2. Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini, yaitu deskriptif kualitatif. Waktu yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 7 bulan. Sumber data yang digunakan yaitu akun twitter @armyindonesiaa2. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik simak bebas libat cakap dan catat. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu dokumentasi, kartu data, dan angket. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik triangulasi sumber, penyidik, dan teori. Hasil penelitian ini yaitu bentuk alih kode internal antarragam sebanyak 4 data, alih kode internal antarbahasa sebanyak 1 data, dan alih kode eksternal antarbahasa sebanyak 35 data. Campur kode yang ditemukan dalam penelitian ini, yaitu campur kode ke dalam dan campur kode ke luar. Campur kode yang mendominasi dalam akun twitter @armyindonesiaa2 yakni campur kode ke luar berbentuk kata sebanyak 26 data. Adapun jenis campur kode ke dalam (inner code mixing) hanya ditemukan 2 data. Terdapat 5 faktor penyebab alih kode yaitu karena kepentingan tertentu, tidak memahami maksud pembicaraan, lawan tutur berbahasa asing, pemilihan ragam dan tutur yang sepadan dengan usia lawan tutur, dan topik pembicaraan. Adapun faktor penyebab campur kode yang ditemukan dalam penelitian ini sebagai berikut. (1) lebih percaya diri, (2) pencair suasana, (3) keterpaksaan, (4) tujuan tertentu, (5) menjelaskan maksud tuturan, (6) menunjukkan tingkat kemahiran dan keterpelajaran, (7) terlihat lebih bergengsi, (8) tidak mengetahui padanan kata, (9) ingin lebih akrab, (10) pokok pembicaraan. Implikasi dari penelitian ini yaitu masyarakat dapat memahami alih kode dan campur kode sesuai dengan konteks tuturan. Selain itu bagi guru bahasa Indonesia, penelitian ini dapat dimuat sebagai materi ajar serta dimuat dalam RPP kelas VIII materi berbicara.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Pendidikan > Teori dan Praktek Pendidikan > Pendidikan Tinggi
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 10. Tadris Bahasa Indonesia
Depositing User: Eka Cahya Nugraha
Date Deposited: 22 Jul 2022 02:49
Last Modified: 25 Jul 2022 02:32
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/7237

Actions (login required)

View Item View Item