PENGEMBANGAN MODUL TURUNAN SMA MENGGUNAKAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

Fitri Wulandari, (2022) PENGEMBANGAN MODUL TURUNAN SMA MENGGUNAKAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA. Bachelor thesis, S1 Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
AWALAN DLL.pdf

Download (984kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (810kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (713kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAPUS.pdf

Download (389kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena masih terbatasnya bahan ajar yang digunakan pada kegiatan pembelajaran serta hasil belajar siswa yang masih rendah karena dalam kegiatan pembelajarannya masih menggunakan model konvensional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dari bahan ajar modul turunan menggunakan problem based learning yang akan dikembangkan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan desain pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 di SMA Negeri 1 Susukan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik observasi, teknik angket, dan teknik tes. Hasil penelitian ini berupa bahan ajar modul turunan menggunakan problem based learning yang valid, praktis, dan efektif. Proses pengembangan bahan ajar menggunakan desain pengembangan ADDIE dengan 5 tahapan yaitu tahap analisis (analysis) ditahap ini meliputi analisis kebutuhan, analisis karakteristik siswa, dan analisis kurikulum. Tahap perancangan (design) meliputi pengumpulan referensi terkait dengan materi turunan, merancang kerangka modul, dan menyusun instrumen penelitian. Tahap pengembangan (development) meliputi realisasi modul, validasi modul, dan revisi modul. Tahap implementasi (implementation) adalah tahap uji coba modul yang telah divalidasi dan direvisi kepada siswa. Tahap evaluasi (evaluation) bertujuan untuk memperbaiki dan mengetahui keefektifan dari bahan ajar yang dikembangkan. Bahan ajar modul turunan menggunakan problem based learning dinyatakan “Sangat Valid” karena hasil analisis validasi modul mendapatkan persentase sebesar 93%. Bahan ajar modul turunan menggunakan problem based learning dinyatakan “Praktis” karena hasil analisis angket respon siswa mendapatkan persentase sebesar 80%. Uji efektiifitas pada uji independent simple t-test kelas eksperimen dan kelas kontrol mendapatkan nilai sig sebesar 0,000. Diketahui bahwa sig 0,000 < 0,005 hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol serta uji N-Gain Score kelas eksperimen mendapatkan rata-rata lebih besar dari kelas kontrol. Kelas kontrol dalam uji N-Gain Score mendapatkan rata-rata sebesar 0,5306 dengan kategori “Sedang” dan mendaptakan rata-rata pada uji N�Gain Score Persen sebesar 53% dengan tafsiran “Kurang efektif”. Kelas eksperimen dalam uji N-Gain Score mendaptakan rata-rata sebesar 0,6639 dengan kategori “Sedang” dan Uji N-Gain Score Persen mendapatkan rata-rata sebesar 66% dengan tafsiran “Cukup Efektif”. Sedangkan Kelas eksperimen dalam uji N-Gain Score mendaptakan rata-rata sebesar 0,6639 dengan kategori “Sedang” dan Uji N-Gain Score Persen mendapatkan rata-rata sebesar 66% dengan tafsiran “Cukup Efektif. Manfaat penelitian ini adalah agar bahan ajar yang dikembangkan dapat dijadikan sebagai bahan ajar alternatif dalam meningkatkan hasil belajar matematika.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Pengembangan, Bahan Ajar, Modul, Problem Based Learning
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum) > Pengembangan Bahan Ajar
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 4. Tadris Matematika
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 22 Dec 2022 07:05
Last Modified: 22 Dec 2022 07:05
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/8923

Actions (login required)

View Item View Item