PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA ANTARA YANG MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH DENGAN METODE PEMBELAJARAN GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER

UPIT LUTFIAH, (2012) PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA ANTARA YANG MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH DENGAN METODE PEMBELAJARAN GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
127350005_UPIT LUTFIAH (58451148)__ok.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

UPIT LUTFIAH : PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA ANTARA YANG MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH DENGAN METODE PEMBELAJARAN GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER Umumnya pengajaran matematika di sekolah berpusat pada guru dan bersifat individual. Siswa hanya dijadikan sebagai obyek pengajaran, siswa tidak begitu aktif dan cenderung bekerja secara individual. Cara mengajar seperti ini harus diubah, karena tuntutan dalam dunia pendidikan pada era globalisasi saat ini yang berperan aktif dalam proses pembelajaran adalah siswa. Oleh karena itu, perlu adanya variasi pengajaran yang merangsang dan melibatkan siswa secara aktif dan optimal dalam kegiatan belajar mengajar. Salah satunya dengan menggunakan metode pembelajaran Index Card Match dan metode pembelajaran giving question and getting answer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara yang menggunakan metode index card match dengan metode giving question and getting answer pada mata pelajaran matematika. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara yang menggunakan metode Index Card Match dengan metode Giving Question and Getting Answer pada bidang studi matematika. Metode Index Card Match dikenal juga dengan istilah “mencari pasangan kartu”. Metode ini berpotensi membuat siswa senang. Unsur permainan yang terkandung dalam metode ini tentunya membuat pembelajaran tidak membosankan. Metode index card match cukup menarik untuk diterapkan, selain ada unsur permaianan kebersamaan dan membangun keakraban antar siswa. Metode ini dapat digunakan untuk mengetahui sejauhmana tingkat pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah diberikan guru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 1 Cilimus Tahun Ajaran 2011/2012. Sampelnya dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk mendapatkan kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II yang terpilih adalah kelas VII.5 sebagai kelas eksperimen I yang berjumlah 40 siswa dan kelas VII.6 sebagai kelas eksperimen II yang berjumlah 40 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang bersifat eksperimen sedangkan teknik pengumpulan datanya melalui tes yang berupa tes pilihan ganda pada sub pokok bahasan persegi dan persegi panjang. Setelah dilakukan penelitian, kelas eksperimen I memiliki rata-rata hasil belajar sebesar 74,37 disimpulkan berklasifikasi baik sedangkan di kelas eksperimen II rata- rata hasil belajarnya sebesar 64,13 disimpulkan berklasifikasi cukup. Pada uji hipotesis diketahui nilai sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 dan thitung (5,967) > ttabel (2,024), maka H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara yang menggunakan metode pembelajaran index card match dengan metode pembelajaran giving question and getting answer. Yang mana metode pembelajaran index card match lebih baik daripada metode pembelajaran giving question and getting answer. KATA

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 16 Mar 2017 06:47
Last Modified: 07 Jun 2017 03:06
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/927

Actions (login required)

View Item View Item