Implikasi Revolusi Sosial Tiga Daerah (Tegal, Brebes, & Pemalang) Terhadap Kehidupan Masyarakat Di Tegal Oktober-Desember

Bunga Zakhiyahtul Mafiroh, (2023) Implikasi Revolusi Sosial Tiga Daerah (Tegal, Brebes, & Pemalang) Terhadap Kehidupan Masyarakat Di Tegal Oktober-Desember. Bachelor thesis, IAIN SYEKH NURJATI. S1 SPI.

[img]
Preview
Text
1808301105_1_cover.pdf

Download (834kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1808301105_2_bab1.pdf

Download (281kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1808301105_6_bab5.pdf

Download (74kB) | Preview
[img]
Preview
Text
1808301105_7_dafpus.pdf

Download (148kB) | Preview

Abstract

Peristiwa Tiga Daerah merupakan peristiwa revolusi sosial di Karesidenan Pekalongan yaitu Brebes, Tegal dan Pemalang. Peristiwa ini terjadi pada Oktober - Desember 1945 yang mengubah pemimpin birokrasi tiga daerah dengan aparat pemerintah baru yang beraliran Islam, Sosial dan Komunis. Tujuan penelitian ini yaitu 1) Memahami dan mengetahui latar belakang munculnya Peristiwa Tiga Daerah, 2) Memahami dan mengetahui proses terjadinya Peristiwa Tiga Daerah, dan 3) Memahami dan mengetahui implikasi Peristiwa Tiga Daerah terhadap kondisi kehidupan sosial masyarakat di Tegal. Adapun metode empat unsur diantaranya: 1) Heuristik, 2) Kritik, 3) Interpretasi, dan 4) Historiograsi dalam menjawab implikasi Peristiwa Tiga Daerah di Kabupaten Tegal. Penelitian ini menyimpulkan, Pertama, Latar belakang munculnya Peristiwa Tiga Daerah karena masyarakat kecewa akan sikap pangreh praja terutama bupati Kab. Tegal R. Soenarjo pada masa kolonial Bupati Tegal. R. Soenarjo sebagai salah satu tokoh yang dianggap membuat sengsara masyarakat ketika kedudukan kolonial, Kedua, Proses terjadinya Peristiwa Tiga Daerah diawali aksi domreng Kepala Desa Cerih dan berlanjut aksi Kelompok Kutil melakukan kekerasan kepada pangreh praja dan keluarga pangreh praja. Aksi dari Kelompok Kutil tidak dapat dibiarkan maka pemerintah pusat menyerahkan mereka ke Pengadilan Pekalongan, Ketiga, Implikasi Peristiwa Tiga Daerah terhadap kondisi kehidupan sosial masyarakat di Tegal yaitu kelompok Kutil sebagai tokoh kekacauan di wilayah Tegal mendapatkan hukuman mati oleh Pengadilan Pekalongan. Korban dari peristiwa ini tidak dapat konspensasi dari pelaku dan pemerintahan pusat.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Implikasi, Peristiwa Tiga Daerah, Masyarakat
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Sejarah Kebudayaan Islam
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 08 Mar 2023 03:50
Last Modified: 14 Mar 2023 07:49
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/10017

Actions (login required)

View Item View Item