Pemanfaatan Dana Remitansi Tenaga Kerja Indonesia Di Kabupaten Indramayu Tahun 2012-2016

Samsul Ma'arif, (2018) Pemanfaatan Dana Remitansi Tenaga Kerja Indonesia Di Kabupaten Indramayu Tahun 2012-2016. Masters thesis, S-2 Ekonomi Syariah.

[img]
Preview
Text
1. COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. BAB I.pdf

Download (457kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. BAB V.pdf

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. DAPUS.pdf

Download (220kB) | Preview

Abstract

SAMSUL MA’ARIF, 14156510022 : “Pemanfaatan Dana Remitansi Tenaga Kerja Indonesia di Kabupaten Indramayu Tahun 2012-2016 (Studi Kasus Pada Pemanfaatan Dana Remitansi TKI di Kabupaten Indramayu)”. Berdasarkan data dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Informasi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Tahun 2016, Kabupaten Indramayu menempati posisi kedua pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) terbanyak di Provinsi Jawa Barat setelah Lombok Timur yaitu berjumlah 16.625 ribu jiwa. Akan tetapi jika dilihat dari Index Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Indramayu dari Tahun 2012-2016 rata-rata paling rendah diantara daerah-daerah tetangganya di wilayah Ciayumajakuning, begitu juga dengan tingkat kemiskinannya rata-rata paling tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemanfaatan dana remitansi tenaga kerja indonesia (TKI) di Kabupaten Indramayu Tahun 2012-2016 dan mengkaji faktor penghambat serta faktor pendukung pemanfaatan dana remitansi tenaga kerja indonesia (TKI) terhadap pembangunan daerah di Kabupaten Indramayu. Sebagai kerangka pemikir, remitan merupakan pengiriman uang, barang, ide-ide pembangunan dari daerah tujuan migrasi ke daerah asal dan merupakan instrumen penting dalam kehidupan sosial ekonomi suatu masyarakat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan studi lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan informasi mengenai masalah yang diteliti. Sedangkan analisis data dilakukan untuk memberikan uraian secara deskriptif dan menarik kesimpulan dari uraian tersebut. Berdasarkan analisis diatas, dapat disimpulkan bahwa hasil dari penelitian menunjukkan TKI di Kabupaten Indramayu pada umumnya menggunakan gaji setiap bulan yang dikirimkan ke keluarganya dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumtif. Akan tetapi ada sebagian desa di Kabupaten Indramayu yang pemanfaatan dana remitansinya sebagian besar digunakan untuk usaha produktif, yaitu Desa Kenanga Kecamatan Indramayu yang ditetapkan oleh Kementrian Tenaga Kerja menjadi Desa Migran Produktif (Desmigratif). Juga penemuan di Desa Sliyeg Kecamatan Indramayu mengungkapkan bahwa dana remitansi bukan hanya digunakan untuk kebutuhan konsumtif dan produktif, akan tetapi digunakan untuk kebutuhan sosial, yaitu dengan dibuatkannya Pondok Pesantren dari sumbangan para TKI sebagai tempat mengaji dan mendalami ilmu agama anak-anak TKI yang berada diluar negeri khususnya dan umumnya untuk orang lain. Kata Kunci : Remitan, TKI, Konsumtif, Produktif, dan Sosial

[error in script]
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Fakultas Pascasarjana > Program Magister > Ekonomi Syariah
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 17 Jan 2024 08:19
Last Modified: 13 Mar 2024 01:52
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/12227

Actions (login required)

View Item View Item