Pengasuhan Orang Tua Terhadap Anak Tunagrahita Dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam

Elda Nurjanah, (2024) Pengasuhan Orang Tua Terhadap Anak Tunagrahita Dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam. Bachelor thesis, S1 Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syahsyiyyah) IAIN SNJ.

[img] Text
2008201049_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2008201049_2_bab1.pdf

Download (730kB)
[img] Text
2008201049_6_bab5.pdf

Download (494kB)
[img] Text
2008201049_7_dafpus.pdf

Download (602kB)

Abstract

Tunagrahita, juga dikenal sebagai hambatan mental, adalah seorang anak yang memiliki intelegensi yang signifikan di bawah rata-rata dan disertai dengan ketidakmampuan saat tumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengasuhan orang tua terhadap anak tunagrahita, faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pengasuhan orang tua terhadap anak tunagrahita, dan jika pengasuhan orang tua terhadap anak tunagrahita ditinjau dari perspektif hukum keluarga Islam. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan penelitian lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan pertama, bahwa anak tunagrahita yang diasuh sepenuhnya oleh orang tuanya Di mana peran orang tua sangat penting untuk pertumbuhan anak dan pengasuhan anak tunagrahita. Kedua, ada komponen yang mendukung dan menghambat pengasuhannya. Orang tua dapat menggunakan afection (afeksi), security and acceptance (keamanan dan penerimaan), identity and satisfaction (identifikasi dan kepuasan), dan affiliation and companionship (afiliasi dan pertemanan). Namun, kendalanya termasuk orang tua yang sibuk, anak yang sulit diatur, dan kurangnya dukungan keluarga. Ketiga, hak-hak dasar anak dikenal dalam Islam sebagai adh-dharuriyat al-khams, yang terdiri dari lima kategori: pemeliharaan kehormatan (hifdzul‟ird), pemeliharaan atas agama (hifdzul din), pemeliharaan atas jiwa (hifdzul nafs), pemeliharaan atas akal (hifdzul aql), dan pemeliharaan atas harta (hifdzul mal). Faktanya, orang tua tidak cukup memenuhi kewajibannya terhadap anak tunagrahita. Sebaliknya, masyarakat, keluarga, dan negara memiliki tanggung jawab untuk melindungi hak anak tunagrahita. Dalam hal ini, baik orang tua, masyarakat, keluarga, dan negara telah memenuhi tanggung jawab mereka untuk melindungi hak anak tunagrahita. Kata Kunci: Tunagrahita, Hak-Hak Anak, Perspektif Hukum Keluarga

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syahsyiyyah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 30 Apr 2024 01:59
Last Modified: 30 Apr 2024 01:59
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/13040

Actions (login required)

View Item View Item