Chusnul Khotimah, (2024) Implementasi Sertifikasi Halal Oleh Lembaga Pemeriksa Halal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Pada Produk Halal Makanan Siap Saji Di Kabupaten Cirebon Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal. Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.
![]() |
Text
2108202009_1_cover.pdf Download (2MB) |
![]() |
Text
2108202009_2_bab1.pdf Download (744kB) |
![]() |
Text
2108202009_6_bab5.pdf Download (220kB) |
![]() |
Text
2108202009_7_dafpus.pdf Download (453kB) |
Abstract
Lembaga Pemeriksa Halal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Lembaga pemeriksa halal memiliki peran strategis dalam menjamin kehalalan produk, termasuk makanan siap saji, sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh lembaga ini bertujuan untuk memastikan bahwa produk makanan siap saji yang beredar bebas dari bahan-bahan yang diharamkan seperti babi, alkohol, dan bahan non-halal lainnya. Keberadaan lembaga ini penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan terhadap produk halal, serta berkontribusi dalam pengembangan industri makanan berbasis syariah yang memenuhi kebutuhan pasar global. Melalui sistem sertifikasi yang jelas dan terstandarisasi, lembaga pemeriksa halal berperan vital dalam memastikan keamanan dan kualitas produk makanan siap saji. Penelitian memiliki tujuan untuk mengetahui implementasi sertifikasi halal yang terjadi di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam sertifikasi halal pada produk halal makanan siap saji di Kabupaten Cirebon salah satunya yaitu makanan siap saji di Kabupaten Cirebon yang sudah bersertifikasi halal. Metode yang digunakan penulis adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif analisis yang bersifat studi kasus dan dilengkapi oleh sumber data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini sertifikasi halal yang diberikan oleh Lembaga Pemeriksa Halal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kepada produk makanan siap saji di Kabupaten Cirebon memberikan dampak positif, baik bagi produsen maupun konsumen. Dari sisi produsen, sertifikasi halal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas pangsa pasar, dan meningkatkan kualitas produk. Sedangkan dari sisi konsumen, sertifikasi halal menjamin bahwa produk yang mereka konsumsi sesuai dengan prinsip syariat Islam. Meskipun Undang- Undang Nomor 33 Tahun 2014 memberikan dasar hukum yang kuat untuk implementasi sertifikasi halal, tantangan masih ada, terutama terkait dengan biaya, waktu proses sertifikasi, dan pemahaman produsen. Namun, sertifikasi halal tetap menjadi aspek penting dalam jaminan kualitas dan kehalalan produk makanan di Indonesia, yang sejalan dengan tujuan untuk melindungi konsumen dan mendukung pertumbuhan ekonomi halal. Kata Kunci: Lembaga Pemeriksa Halal, Produk Halal, Makanan Siap Saji, Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014.
Item Type: | Thesis (Bachelor) |
---|---|
Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah) |
Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
Date Deposited: | 24 Feb 2025 02:56 |
Last Modified: | 24 Feb 2025 02:56 |
URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/14856 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |