Sri Widianingsih, (2024) Implementasi Kesadaran Hukum Pelaku Usaha Home Industry “Keripik Singkong Hegar Manah Kabupaten Kuningan” terhadap Hak Upah Pekerja Berdasarkan Tinjauan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan Hukum Ekonomi Syariah. Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.
![]() |
Text
2108202075_1_cover.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
2108202075_2_bab1.pdf Download (368kB) |
![]() |
Text
2108202075_6_bab5.pdf Download (884kB) |
![]() |
Text
2108202075_7_dafpus.pdf Download (900kB) |
Abstract
Pokok permasalahan pada penelitian ini yaitu pemilik usaha home industry tersebut memiliki keterbatasan pengetahuan hukum terkait hak upah. Dalam memberikan upah kepada karyawannnya menggunakan sistem pengupahan jangka waktu yang ditetapkan sesuai dengan pekerjaan masing-masing bagian sehingga timbulnya ketidakadilan dalam pemberian upah tersebut. Tidak adanya perjanjian secara tertulis melainkan hanya dengan lisan saja. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesadaran pelaku usaha home industry Keripik Singkong Hegar Manah terhadap hak upah pekerja sudah sesuai atau tidak dengan peraturan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan Hukum Ekonomi Syariah. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian lapangan (field research) dan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pendekatan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dan yuridis empiris. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, yaitu mendeskripsikan mengenai permasalahan yang diteliti kemudian dianalisis untuk mengetahui kesadaran hukum pelaku usaha home industry Keripik Singkong Hegar Manah kabupaten Kuningan terhadap hak upah pekerja berdasarkan tinjauan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan Hukum Ekonomi Syariah. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu pertama, kesadaran hukum pelaku usaha home industry Keripik Singkong Hegar Manah masih rendah maka dari itu pemberian upah terhadap pekerja kurang maksimal. Kedua, pengetahuan hukum belum sepenuhnya diketahui oleh pemilik usaha, maka dari itu upah yang diberikan belum sesuai dengan UMK Kuningan dan ini bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Ketiga, sistem pengupahan pekerja pada home industry Keripik Singkong Hegar Manah ditinjau dari Hukum Ekonomi Syariah sudah sejalan dengan terpenuhi rukun dan syarat upah yang menjadi ketentuan ekonomi Islam. Namun, prinsip yang belum terpenuhi yaitu prinsip keadilan. Kata Kunci: Kesadaran Hukum, Pelaku Usaha Home Industry, Keripik Singkong Hegar Manah, Hukum Positif, Hukum Ekonomi Syariah.
Item Type: | Thesis (Bachelor) |
---|---|
Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah) |
Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
Date Deposited: | 27 Feb 2025 04:10 |
Last Modified: | 27 Feb 2025 04:10 |
URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/14888 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |