Peran Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Al-Ishlah Mitra Sejahtera Cabang Majalengka Pada Pembiayaan Murabahah Bil Wakalah Dalam Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Perspektif Fatwa Dsn-Mui Nomor 04/Dsn-Mui/Iv/2000 Tentang Murabahah

Enur Nurfiah, (2024) Peran Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Al-Ishlah Mitra Sejahtera Cabang Majalengka Pada Pembiayaan Murabahah Bil Wakalah Dalam Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Perspektif Fatwa Dsn-Mui Nomor 04/Dsn-Mui/Iv/2000 Tentang Murabahah. Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2108202102_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2108202102_2_bab1.pdf

Download (900kB)
[img] Text
2108202102_6_bab5.pdf

Download (303kB)
[img] Text
2108202102_7_dafpus.pdf

Download (551kB)

Abstract

Baitul Maal wat Tamwil (BMT) merupakan lembaga keuangan mikro syariah yang mempunyai peran dalam meningkatkan dan memberdayakan kegiatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berdasarkan prinsip syariah. BMT diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam memenuhi kebutuhan modal usaha melalui pemberian pembiayaan. Salah satu pembiayaan yang membantu UMKM dalam permodalan yaitu pembiayaan murabahah bil wakalah. Pembiayaan murabahah bil wakalah diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan permodalan yang dihadapi oleh pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran BMT Al-Ishlah Mitra Sejahtera cabang Majalengka pada pembiayaan murabahah bil wakalah dalam pemberdayaan UMKM, faktor pendukung dan penghambat BMT Al-Ishlah Mitra Sejahtera cabang Majalengka dalam pemberdayaan UMKM, serta pembiayaan murabahah bil wakalah di BMT Al-Ishlah Mitra Sejahtera cabang Majalengka dalam pemberdayaan UMKM perspektif fatwa DSN-MUI Nomor 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang murabahah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, peran BMT Al-Ishlah Mitra Sejahtera Cabang Majalengka pada pembiayaan murabahah bil wakalah dalam pemberdayaan UMKM diantaranya yaitu berperan dalam membantu permodalan bagi UMKM. Kemudian, dengan bantuan modal tersebut UMKM dapat mengembangkan usaha UMKM tersebut. Selain itu, hadirnya BMT juga berperan dalam mengurangi praktek riba, BMT berperan dalam meningkatkan kualitas SDM, memberikan dukungan dan arahan kepada anggotanya, dan adanya DPS pada BMT berperan untuk memastikan kegiatan operasional BMT sudah sesuai dengan syariah. Kedua, faktor pendukung BMT dalam pemberdayaan UMKM yaitu meliputi sosialisasi yang dilakukan oleh BMT kepada anggota, pelayanan yang baik dari BMT kepada anggota, letak kantor yang strategis berada di dekat pusat usaha seperti pasar, dan tentu saja keterlibatan anggota dan masyarakat. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu belum maksimalnya pemberdayaan UMKM karena keterbatasan modal dari BMT dan adanya kendala dari anggota dalam pembayaran angsuran. Ketiga, BMT Al-Ishlah Mitra Sejahtera cabang Majalengka dalam pelaksanaan pembiayaan murabahah bil wakalah, apabila ditinjau dari segi akad, objek, kesepakatan, dan jaminan, maka sejauh ini telah sesuai dengan fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang murabahah. Kata Kunci: Peran BMT, Pembiayaan, Pemberdayaan UMKM.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 27 Feb 2025 04:35
Last Modified: 27 Feb 2025 04:35
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/14891

Actions (login required)

View Item View Item