Ninda Imalda, (2024) Pengaruh Kepatuhan Syariah (Sharia Compliance) Dan Kualitas Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Syariah (Islamic Corporate Governance) Terhadap Kecurangan (Fraud) Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2019-2023. Bachelor thesis, S1-Perbankan Syariah UIN SSC.
![]() |
Text
2108203135_1_cover.pdf Download (5MB) |
![]() |
Text
2108203135_2_bab1.pdf Download (5MB) |
![]() |
Text
2108203135_6_bab5.pdf Download (5MB) |
![]() |
Text
2108203135_7_dafpus.pdf Download (5MB) |
Abstract
Terdapat kasus fraud yang terjadi di lembaga keuangan syariah, hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya dasar syariah di bank umum syariah tidak menjamin bank umum syariah akan terbebas dari Fraud (kecurangan). Oleh sebab itu, diperlukan panduan khusus untuk meminimalkan terjadinya kecurangan pada bank syariah. Salah satu pendekatan yang mungkin diterapkan adalah melalui kepatuhan syariah (Sharia compliance) dan penerapan Tata Kelola Perusahaan Syariah (Islamic Corporate Governance). Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepatuhan syariah (Sharia compliance) dan kualitas pelaksanaan tata kelola perusahaan syariah (Islamic Corporate Governance) terhadap tingkat kecurangan (Fraud) pada Bank Umum Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan serta laporan Good Corporate Governance masing-masing bank. Populasi penelitian ini mencakup seluruh Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2019 hingga 2023, dan pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Sebanyak 8 bank umum syariah menjadi sampel dalam penelitian yang berlangsung selama 5 tahun ini. Data kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan syariah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap fraud, artinya semakin tinggi tingkat kepatuhan syariah, semakin rendah terjadinya fraud. Sebaliknya, ICG berpengaruh positif dan signifikan terhadap fraud, yang menunjukkan bahwa penerapan ICG yang kurang efektif justru dapat meningkatkan risiko fraud. Selain itu, secara simultan, kepatuhan syariah dan ICG berpengaruh terhadap fraud, mengindikasikan bahwa keduanya memiliki interaksi yang saling memengaruhi dalam memitigasi fraud. Temuan ini penting bagi lembaga keuangan syariah untuk memperkuat implementasi kepatuhan syariah dan ICG guna mengurangi potensi fraud. Kata Kunci: Kecurangan, Tata Kelola Perusahaan Syariah, Kepatuhan Syariah
Item Type: | Thesis (Bachelor) |
---|---|
Subjects: | H Social Sciences > HG Finance |
Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Perbankan Syariah |
Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
Date Deposited: | 07 Mar 2025 01:53 |
Last Modified: | 07 Mar 2025 01:53 |
URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/14968 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |