Pengaruh Dewan Pengawas Syariah, Komite Audit, Kepatuhan Syariah Terhadap Persistensi Laba (Studi Empiris pada Unit Usaha Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Periode 2019-2023)

Yuni Puspita Sari, (2024) Pengaruh Dewan Pengawas Syariah, Komite Audit, Kepatuhan Syariah Terhadap Persistensi Laba (Studi Empiris pada Unit Usaha Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Periode 2019-2023). Bachelor thesis, S1-Perbankan Syariah UIN SSC.

[img] Text
2108203158_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2108203158_2_bab1.pdf

Download (470kB)
[img] Text
2108203158_6_bab5.pdf

Download (82kB)
[img] Text
2108203158_7_dafpus.pdf

Download (95kB)

Abstract

Unit Usaha Syariah berada di induk konvensional yang beroperasi dengan prinsip syariah. Unit Usaha Syariah membutuhkan pengawasan komite audit pada pengelolaan laporan keuangan dan pengawasan syariah terhadap kepatuhan syariahnya yang menjadi faktor kunci untuk mempertahankan kepercayaan stakeholder, di mana kualitas laba yang persisten mencerminkan stabilitas dan keberlanjutan perusahaan untuk menghindari terjadinya manipulasi laba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dewan Pengawas Syariah, Komite Audit, dan Kepatuhan Syariah terhadap Persistensi Laba Sampel yang digunakan adalah 14 Perusahaan Unit Usaha Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan pada periode 2019-2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi berganda dan data sekunder berupa laporan tahunan Good Corporate Governance dan laporan keuangan Unit Usaha Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Dewan Pengawas Syariah (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba dengan nilai signifikan 0,740 dan nilai thitung -0,333 < 1,996, sedangkan Komite Audit nilai signifikan (0,048) dengan nilai t hitung 2,018 > 1,996, dan Kepatuhan Syariah nilai signifikan (0,002) dengan nilai t hitung 3,249 > 1,996 berpengaruh signifikan terhadap Persistensi Laba (Y). Secara simultan, hasil uji F menunjukkan nilai Fhitung sebesar 5,429 dengan signifikansi 0,002, yang berarti ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen Unit Usaha Syariah untuk meningkatkan pengawasan dan kepatuhan guna mendukung stabilitas laba jangka panjang. Dengan diharapkannya menjadi referensi bagi investor dalam mengambil keputusan investasi pada sektor perbankan syariah. Kata Kunci : Dewan Pengawas Syariah, Komite Audit, Kepatuhan Syariah,Persistensi Laba

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 07 Mar 2025 03:39
Last Modified: 07 Mar 2025 03:39
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/14977

Actions (login required)

View Item View Item