INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT KABUPATEN BREBES YANG HARMONIS (KAJIAN KAMPUNG MODERASI BERAGAMA KELURAHAN BREBES KECAMATAN BREBES KABUPATEN BREBES)

Mohamad Jamaludin, (2026) INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT KABUPATEN BREBES YANG HARMONIS (KAJIAN KAMPUNG MODERASI BERAGAMA KELURAHAN BREBES KECAMATAN BREBES KABUPATEN BREBES). Masters thesis, S2_Pendidikan Agama Islam.

[img] Text
1 COVER-DAFTAR ISI TESIS MOHAMAD JAMALUDIN I-XXIV.pdf

Download (890kB)
[img] Text
2 BAB 1 TESIS MOHAMAD JAMALUDIN-1-11.pdf

Download (286kB)
[img] Text
6 BAB 5 TESIS MOHAMAD JAMALUDIN-99-104.pdf

Download (197kB)
[img] Text
7 DAPUS TESIS MOHAMAD JAMALUDIN-105-112.pdf

Download (231kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam mewujudkan masyarakat harmonis di Kampung Moderasi Beragama, Kelurahan Brebes, Kabupaten Brebes. Fokus penelitian diarahkan pada lima aspek utama: (1) proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama, (2) bentuk implementasi nilai dalam kehidupan sosial-keagamaan masyarakat, (3) faktor pendukung dan penghambat internalisasi, (4) peran Pemerintah Daerah, tokoh agama, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta (5) dampak internalisasi nilai moderasi terhadap harmoni sosial masyarakat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk memperkuat moderasi beragama di tingkat akar rumput sebagai strategi sosial menghadapi dinamika keberagaman dan tantangan intoleransi. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan, melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Validitas data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik serta member check dan kecukupan referensial. Informan meliputi tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat Kelurahan, pengurus FKUB, pemuda lintas agama, dan warga Kampung Moderasi Beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai moderasi beragama berlangsung melalui tiga tahap sebagaimana dipaparkan oleh Rokeach: transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Proses ini diperkuat oleh teori pembelajaran sosial Bandura melalui keteladanan tokoh agama, penguatan sosial, dan pembiasaan interaksi lintas iman. Implementasi nilai moderasi tercermin dalam praktik sosial-keagamaan, seperti doa kebangsaan lintas agama, gotong royong, penyambutan Bhikkhu Thudong, tradisi lokal, serta mediasi konflik oleh FKUB. Faktor pendukung internalisasi meliputi kepemimpinan tokoh agama yang inklusif, budaya lokal yang terbuka, peran strategis FKUB, literasi digital pemuda, dan dukungan Pemerintah Daerah. Faktor penghambat mencakup residu intoleransi digital, stereotip historis, dan ketimpangan pemahaman moderasi. Internalisasi nilai moderasi beragama terbukti berdampak signifikan terhadap harmoni sosial melalui meningkatnya kohesi sosial, menurunnya potensi konflik, terbentuknya habitus moderat, meningkatnya ketahanan terhadap hoaks intoleran, serta menguatnya stabilitas sosial. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan model internalisasi moderasi berbasis interaksi sosial, habitus, dan budaya lokal sebagai pendekatan efektif untuk menjaga kerukunan masyarakat multikultural. Kata Kunci: Moderasi Beragama, Internalisasi Nilai, Kampung Moderasi, Harmoni Sosial

[error in script]
Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Moderasi Beragama, Internalisasi Nilai, Kampung Moderasi, Harmoni Sosial
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama
Divisions: Fakultas Pascasarjana > Program Magister > Pendidikan Islam > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 14 Apr 2026 03:25
Last Modified: 14 Apr 2026 03:25
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/17857

Actions (login required)

View Item View Item