Muhammad Arief Maulana, (2026) Peran Dewan Pengawas Syariah Dalam Menjaga Sharia Compliance Pada Produk Pembiayaan Di BMT NU Kc Cirebon. Bachelor thesis, S1-Perbankan Syariah UIN SSC.
|
Text
2282110113_1_cover.pdf Download (994kB) |
|
|
Text
2282110113_2_bab1.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
2282110113_6_bab5.pdf Download (129kB) |
|
|
Text
2282110113_7_dafpus.pdf Download (217kB) |
Abstract
Perkembangan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) sebagai lembaga keuangan mikro syariah menunjukkan peningkatan signifikan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pembiayaan berbasis prinsip syariah. Namun, kompleksitas produk pembiayaan yang ditawarkan berpotensi menimbulkan penyimpangan dari prinsip syariah apabila tidak diawasi secara optimal. Dalam konteks ini, Dewan Pengawas Syariah (DPS) memiliki peran strategis dalam memastikan terpenuhinya sharia compliance pada setiap produk pembiayaan. BMT NU KC Cirebon sebagai salah satu BMT aktif di wilayah Cirebon menghadapi tantangan serupa dalam menjaga kepatuhan syariah di tengah dinamika operasional dan inovasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dewan Pengawas Syariah dalam menjaga sharia compliance pada produk pembiayaan di BMT NU KC Cirebon. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mekanisme pengawasan yang dilakukan DPS, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menganalisis upaya dan langkah strategis DPS dalam mengoptimalkan kepatuhan syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas anggota DPS, pimpinan cabang, serta staf terkait di BMT NU KC Cirebon. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPS telah menjalankan fungsi pengawasan syariah melalui mekanisme preventif, detektif, dan represif. Meskipun demikian, DPS masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia dan kompleksitas produk pembiayaan. Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan koordinasi internal, evaluasi berkala, serta penguatan pemahaman prinsip syariah guna menjaga sharia compliance secara berkelanjutan. Kata Kunci: Dewan Pengawas Syariah, Sharia Compliance, Produk Pembiayaan, BMT. Kata Kunci: Dewan Pengawas Syariah, Sharia Compliance, Produk Pembiayaan, BMT.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HJ Public Finance |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Perbankan Syariah |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 06:59 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 06:59 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/17934 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

