Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Perkara Wanprestasi Nomor 53/Pdt.G/2024/Pn.Sbr Tentang Jaminan Fidusia Di Pengadilan Negeri Sumber Kelas 1A Dalam Perspektif Maqashid Syariah

Fiqih Hamzah, (2025) Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Perkara Wanprestasi Nomor 53/Pdt.G/2024/Pn.Sbr Tentang Jaminan Fidusia Di Pengadilan Negeri Sumber Kelas 1A Dalam Perspektif Maqashid Syariah. Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2283120086_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2283120086_2_bab1.pdf

Download (625kB)
[img] Text
2283120086_6_bab5.pdf

Download (331kB)
[img] Text
2283120086_7_dafpus.pdf

Download (355kB)

Abstract

Perkara wanprestasi dalam perjanjian pembiayaan dengan jaminan fidusia semakin kompleks pasca putusan Mahkamah Konstitusi nomor 18/PUU-XVII/2019 yang mengubah parate eksekusi dan menegaskan bahwa eksekusi objek fidusia tidak dapat dilakukan sepihak tanpa kesepakatan mengenai cidera janji atau putusan pengadilan. Dalam konteks tersebut, perkara nomor 53/Pdt.G/2024/PN.Sbr di Pengadilan Negeri Sumber Kelas 1A menjadi relevan untuk diteliti karena memberikan gambaran konkret mengenai bagaimana hakim menilai unsur wanprestasi, keabsahan perjanjian fidusia, serta mempertimbangkan perlindungan hukum bagi para pihak. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis sejauh mana putusan tersebut serta mekanisme eksekusinya sejalan dengan prinsip-prinsip maqashid syariah, khususnya terkait perlindungan harta (hifz al-mal), keadilan, dan kemaslahatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pertimbangan hakim, memahami mekanisme eksekusi fidusia, serta menilai kesesuaian keduanya dengan nilai-nilai maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kasus (case approach) dan jenis penelitian hukum empiris. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung dengan Hakim Pengadilan Negeri Sumber Kelas 1A. Data sekunder diperoleh dari dokumen putusan, literatur hukum, undang-undang, dan penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, serta verifikasi untuk menarik kesimpulan yang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hakim dalam putusan nomor 53/Pdt.G/2024/PN.Sbr menyatakan tergugat telah melakukan wanprestasi berdasarkan alat bukti surat yang diajukan dan ketidakhadiran tergugat dalam persidangan, sehingga gugatan dikabulkan secara verstek. Hakim telah menilai perkara secara komprehensif melalui pertimbangan hukum yuridis dan non-yuridis. Mekanisme eksekusi objek jaminan fidusia di Pengadilan Negeri Sumber Kelas 1A dilakukan melalui permohonan eksekusi yang diproses sesuai ketentuan pasca putusan MK, termasuk pelaksanaan eksekusi riil yang didampingi aparat kepolisian demi menjaga keamanan dan ketertiban. Dari perspektif maqashid syariah, putusan dan mekanisme eksekusi tersebut menegaskan pentingnya menjaga harta (ḥifẓ al-mal), menegakkan keadilan, mencegah tindakan sewenang-wenang, serta memastikan kemanfaatan yang seimbang bagi kreditur dan debitur. Kata Kunci: Pertimbangan Hakim; Putusan; Wanprestasi; Jaminan Fidusia; Maqashid Syariah

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 24 Apr 2026 03:06
Last Modified: 24 Apr 2026 03:06
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18096

Actions (login required)

View Item View Item