Analisis Pembiayaan Modal Umkm Dengan Akad Murabahah Di BMT Al Bahjah Cirebon Perspektif Fatwa Sdn-MUI No:04/Dsn/Mui/Iv/2000 Tentang Murabahah

Rifqotul Maula, (2026) Analisis Pembiayaan Modal Umkm Dengan Akad Murabahah Di BMT Al Bahjah Cirebon Perspektif Fatwa Sdn-MUI No:04/Dsn/Mui/Iv/2000 Tentang Murabahah. Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2283120041_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2283120041_2_bab1.pdf

Download (761kB)
[img] Text
2283120041_6_bab5.pdf

Download (433kB)
[img] Text
2283120041_7_dafpus.pdf

Download (608kB)

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan pemerataan pendapatan. Namun, salah satu permasalahan utama yang dihadapi UMKM adalah keterbatasan akses terhadap pembiayaan modal usaha, khususnya pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah. Baitul Maal wat Tamwil (BMT) sebagai lembaga keuangan mikro syariah hadir sebagai alternatif pembiayaan bagi UMKM melalui berbagai produk, salah satunya akad murabahah. Akad murabahah telah diatur dalam Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 yang menetapkan ketentuan kepemilikan barang, penetapan margin serta mekanisme akad yang harus sesuai dengan prinsip syariah. Namun, dalam praktiknya masih terdapat indikasi adanya perbedaan antara ketentuan normatif fatwa dengan implementasi pembiayaan di lapangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembiayaan modal UMKM dengan akad murabahah di BMT Al Bahjah Cirebon serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang akad murabahah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Pendekatan ini dipilih untuk memahami secara mendalam praktik pembiayaan modal UMKM dengan akad murabahah yang diterapkan di BMT Al Bahjah Cirebon serta menganalisis kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang akad murabahah. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pengelola BMT. Dan data sekunder yang berasal dari dokumen, literatur dan arsip terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta keabsahan data diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan modal UMKM dengan akad murabahah di BMT Al Bahjah Cirebon dilaksanakan melalui tahapan pemenuhan persyaratan administrasi, survei kelayakan usaha, penentuan barang pembiayaan, pelaksanaan akad, penyerahan barang dan pembayaran angsuran sesuai jangka waktu yang disepakati. Dalam pelaksanaannya, BMT membeli barang terlebih dahulu sebelum menjualnya kembali kepada anggota dengan harga yang terdiri dari harga pokok dan margin keuntungan yang ditetapkan di awal akad. Kendala yang ditemukan meliputi ketidaklengkapan dokumen administrasi, keterbatasan jaminan, belum tertatanya pencatatan keuangan usaha anggota, kesulitan komunikasi dengan anggota tertentu dan faktor eksternal seperti kondisi force majeure. Upaya yang dilakukan BMT meliputi pendampingan administrasi, survei lapangan, edukasi pencatatan keuangan sederhana, pendekatan persuasif dalam penanganan angsuran dan penggunaan jaminan sebagai pengaman pembiayaan. Kata kunci: UMKM; Pembiayaan Murabahah; BMT Al Bahjah Cirebon; Fatwa DSN-MUI

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 24 Apr 2026 04:50
Last Modified: 24 Apr 2026 04:50
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18111

Actions (login required)

View Item View Item