Mohammad Agni Ariyanto, (2025) Kepastian Pelaksanaan Jaminan Hak Asuh Anak Pada Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Cirebon. Masters thesis, S2_HKI UIN Siber Syekh Nurjati.
|
Text
2486080063_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2486080063_2_bab1.pdf Download (493kB) |
|
|
Text
2486080063_6_bab5.pdf Download (236kB) |
|
|
Text
2486080063_7_dafpus.pdf Download (483kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penentuan hak asuh anak dalam kasus perceraian serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Kabupaten Cirebon, yang memiliki angka perceraian lebih dari 7.000 kasus per tahun dan menduduki peringkat kelima tertinggi di Jawa Barat, menjadi fokus kajian ini. Masalah penelitian yang menjadi fokus adalah: bagaimana kondisi kasus perceraian di Kabupaten Cirebon, dan bagaimana jaminan kepastian hak asuh anak pasca perceraian di wilayah tersebut. Untuk menjawab masalah ini, penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima responden yang terdiri atas pejabat instansi pemerintah terkait, aparat penegak hukum di lingkungan Pengadilan Agama, serta ibu-ibu yang menjadi korban perceraian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan lima responden yang terdiri atas pejabat instansi pemerintah terkait, aparat penegak hukum di lingkungan Pengadilan Agama, serta ibu-ibu yang menjadi korban perceraian. Wawancara dilakukan secara mendalam untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai implementasi hak asuh anak pasca perceraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak asuh anak umumnya diberikan kepada ibu, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Namun, pelaksanaannya menghadapi berbagai kendala, terutama dalam hal pemenuhan kewajiban nafkah anak oleh ayah. Banyak mantan suami tidak menjalankan tanggung jawabnya, sehingga menambah beban ibu sebagai pengasuh utama. Hubungan yang tidak harmonis antara mantan pasangan sering kali menghambat komunikasi dan kerja sama dalam pengasuhan anak. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pengungkapan keterkaitan antara kepastian hukum hak asuh dengan efektivitas pelaksanaan putusan di tingkat lokal, serta pentingnya peran lembaga sosial daerah dalam menjamin kesejahteraan anak pasca perceraian. Penelitian ini merekomendasikan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pemenuhan kewajiban nafkah anak, Peningkatan edukasi masyarakat tentang tanggung jawab bersama dalam pengasuhan, serta penguatan dukungan sosial dan psikologis bagi keluarga pasca perceraian. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan hak anak dapat lebih terjamin dan kesejahteraan keluarga pasca perceraian dapat meningkat. Kata Kunci: Kepastian, Jaminan, Hak Asuh Anak.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kepastian, Jaminan, Hak Asuh Anak. |
| Subjects: | H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Perbankan Syariah |
| Depositing User: | tuti alawiyah alawiyah |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 07:23 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 07:23 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18142 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

