Peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam Optimalisasi Pengelolaan Zakat: Tinjauan Fiqih dan Hukum Positif (Studi Di Badan Amil Zakat Daerah Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat)

BURHANUDDIN HASAN, (2025) Peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam Optimalisasi Pengelolaan Zakat: Tinjauan Fiqih dan Hukum Positif (Studi Di Badan Amil Zakat Daerah Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat). Bachelor thesis, S1- Hukum Keluarga Islam UIN SSC.

[img] Text
2108201087_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2108201087_2_bab1.pdf

Download (763kB)
[img] Text
2108201087_6_bab5.pdf

Download (143kB)
[img] Text
2108201087_7_dafpus.pdf

Download (195kB)

Abstract

Zakat, salah satu pilar ajaran Islam, memiliki dimensi spiritual dan sosial. Zakat, sebagai kewajiban agama, dimaksudkan untuk membersihkan harta benda dan jiwa seseorang serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mustahik. Pengelolaan zakat yang efektif dan efisien menjadi tantangan besar di era modern, terutama dalam mengoptimalkan potensi zakat sebagai alat untuk mengatasi kemiskinan dan pemerataan ekonomi. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti minimnya penghimpunan dana, kurangnya literasi zakat, serta pengelolaan lembaga amil zakat yang belum optimal. BAZNAS Kota Bandung sebagai lembaga resmi pemerintah memiliki posisi strategis dalam memastikan zakat dikelola secara profesional, akuntabel, dan selaras dengan prinsip-prinsip syariah. Peneliti ini mengkaji lebih lanjut peran BAZNAS dalam memaksimalkan pengelolaan zakat di Kota Bandung ditinjau dari aspek fiqih dan hukum positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran BAZNAS Kota Bandung dalam optimalisasi pengelolaan zakat, peran BAZNAS dari persfektif fiqih, peran BAZNAS dari perspektif hukum positif. Adapun metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengurus BAZNAS Kota Bandung, observasi kegiatan operasional lembaga, serta analisis berbagai dokumen seperti laporan kinerja, laporan keuangan, dan kebijakan terkait pengelolaan zakat. Sumber data sekunderdokumen resmi, laporan BAZNAS, buku pedoman bimbingan dan penelitian terdahulu yang membahas BAZNAS. Analisis data menggunakan teori miles and hubberman dengan mereduksi dta, penyajian data, dan penarikan kesimulan dan verifikasi. Adapun hasil dari penelitian ini, pertama, bahwa BAZNAS Kota Bandung berperan signifikan dalam optimalisasi pengelolaan zakat melalui peningkatan penghimpunan dan pendistribusian yang didukung berbagai program seperti Bandung Cerdas, Bandung Sehat, Bandung Mandiri, dan Bandung Sejahtera, serta pemanfaatan teknologi digital, pembentukan UPZ, dan layanan jemput zakat. Kedua, menurut perspektif Fiqihpengelolaan zakat tersebut telah memenuhi prinsip syariat seperti amanah, keadilan, profesionalisme, dan pendistribusian sesuai asnaf sebagaimana tercantum dalam QS. At-Taubah ayat 60, termasuk penerapan zakat produktif yang sejalan dengan pandangan ulama kontemporer. Ketiga, menurut perspektif hukum positif, BAZNAS Kota Bandung telah melaksanakan tata kelola sesuai Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 dan regulasi turunannya melalui proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pelaporan, audit keuangan dan audit syariah, serta transparansi data melalui penggunaan Sistem Informasi Manajemen Zakat Nasional (SiMAZNAS). Kata kunci: baznas, hukum positif, optimalisasi, zakat

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syahsyiyyah)
Depositing User: Eka Cahya Nugraha
Date Deposited: 14 Jul 2026 03:41
Last Modified: 14 Jul 2026 03:41
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18338

Actions (login required)

View Item View Item