Nudza Ainandeka De Fatih, (2026) NALISIS FAKTOR-FAKTOR EKONOMI MAKRO YANG MEMENGARUHI PMA SEKTOR PERTANIAN DI JAWA BARAT TAHUN 2014-2024. Bachelor thesis, S1- Ekonomi Syariah UIN SSC.
|
Text
1908204024_1_cover.pdf Download (936kB) |
|
|
Text
1908204024_2_bab1.pdf Download (554kB) |
|
|
Text
1908204024_6_bab5.pdf Download (377kB) |
|
|
Text
1908204024_7_dafpus.pdf Download (358kB) |
Abstract
Penanaman modal asing merupakan aspek penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produktivitas, serta memperluas kesempatan kerja di sektor pertanian. Jawa Barat merupakan salah satu daerah pertanian terpenting di Indonesia sebab sektor pertanian di Jawa Barat memiliki fungsi strategis sebagai lumbung pangan nasional dan menjadi penopang kebutuhan bahan pangan pokok terbesar di Indonesia. Kestabilan faktor-faktor ekonomi makro merupakan aspek paling mendasar yang erat kaitannya dengan iklim investasi. Pemerintah yang mampu menjaga kestabilan ekonomi makro melalui kebijakan-kebijakan seperti mengatur tingkat suku bunga, meningkatkan ekspor pertanian, dan menekan laju inflasi akan menciptakan rasa aman bagi investor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suku bunga, ekspor pertanian, dan inflasi terhadap PMA sektor pertanian di Jawa Barat, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder dengan bentuk data runtun waktu yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, instrumen penelitian diuji dengan uji asumsi klasik untuk memastikan model regresi memenuhi persyaratan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap PMA sektor pertanian. Selanjutnya, variabel ekspor pertanian berpengaruh signifikan terhadap PMA sektor pertanian. Sementara itu, variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap PMA sektor pertanian. Secara simultan, variabel suku bunga, ekspor pertanian, dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap PMA sektor pertanian. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun secara parsial tidak semua variabel berpengaruh signifikan, secara keseluruhan kombinasi faktor ekonomi makro tersebut berperan penting dalam memengaruhi keputusan penanaman modal asing. Dengan demikian, kebijakan pemerintah yang mendukung stabilitas ekonomi dengan mengatur tingkat suku bunga, meningkatkan ekspor pertanian, serta menekan laju inflasi akan sangat diperlukan untuk menarik penanaman modal asing ke sektor pertanian. Kata Kunci: Penanaman Modal Asing, Suku Bunga, Ekspor Pertanian, Inflasi
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 03:47 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 03:47 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18525 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

