PENGARUH JUMLAH INDUSTRI BESAR DAN SEDANG, PENYERAPAN TENAGA KERJA, DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2015-2024

ANGGUN PANGESTU, (2026) PENGARUH JUMLAH INDUSTRI BESAR DAN SEDANG, PENYERAPAN TENAGA KERJA, DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2015-2024. Bachelor thesis, S1- Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2282120272_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2282120272_2_bab1.pdf

Download (453kB)
[img] Text
2282120272_6_bab5.pdf

Download (199kB)
[img] Text
2282120272_7_dafpus.pdf

Download (219kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat selama periode 2015–2024. Meskipun Jawa Barat merupakan pusat industrialisasi nasional dengan kontribusi ekonomi yang besar, laju pertumbuhannya sempat mengalami volatilitas dari titik puncak 5,67% pada tahun 2016 hingga mengalami kontraksi akibat pandemi COVID-19. Selain itu, terdapat indikasi fenomena jobless growth, yaitu pertumbuhan sektor industri yang tidak selalu diikuti dengan penyerapan tenaga kerja secara signifikan, serta adanya disparitas sebaran spasial dan beban jumlah penduduk yang sangat lebar antar-wilayah. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas faktor-faktor pendorong pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika transisi struktural, ledakan demografi, dan guncangan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah Industri Besar dan Sedang (IBS), penyerapan tenaga kerja, dan jumlah penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh melalui publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan dinas terkait di Provinsi Jawa Barat. Populasi penelitian mencakup 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat tahun 2015–2024. Sampel yang digunakan adalah seluruh anggota populasi (sensus) dengan total 270 observasi. Pengujian pada penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan model terbaik, yaitu Common Effect Model (CEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah Industri Besar dan Sedang berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Variabel penyerapan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, yang mengindikasikan bahwa peningkatan output industri cenderung bersifat padat modal (capital intensive). Variabel jumlah penduduk juga tidak berpengaruh signifikan terhadap laju pertumbuhan ekonomi, yang menunjukkan adanya gejala beban kependudukan (demographic drag) di mana kuantitas populasi yang melimpah belum mampu dikonversi secara produktif dan masih didominasi oleh sektor informal. Secara simultan, variabel jumlah Industri Besar dan Sedang, penyerapan tenaga kerja, dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat dengan nilai koefisien determinasi sebesar 21%. Kata Kunci: Industri Besar Sedang, Tenaga Kerja, Jumlah Penduduk, Pertumbuhan Ekonomi.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 15 Jul 2026 06:29
Last Modified: 15 Jul 2026 06:29
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18573

Actions (login required)

View Item View Item