Pengaruh Migrasi Penduduk dan Urbanisasi Terhadap Tingkat Kemiskinan Dengan Indeks Pembangunan Manusia Sebagai Variabel Moderasi di Kota Cirebon

Siti Nur’Aisah, (2026) Pengaruh Migrasi Penduduk dan Urbanisasi Terhadap Tingkat Kemiskinan Dengan Indeks Pembangunan Manusia Sebagai Variabel Moderasi di Kota Cirebon. Bachelor thesis, S1- Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2282120145_1_cover.pdf

Download (713kB)
[img] Text
2282120145_2_bab1.pdf

Download (355kB)
[img] Text
2282120145_6_bab5.pdf

Download (137kB)
[img] Text
2282120145_7_dafpus.pdf

Download (241kB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah meningkatnya arus migrasi penduduk dan urbanisasi di Kota Cirebon periode tahun 2010–2024 yang berpotensi memengaruhi tingkat kemiskinan masyarakat, dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel moderasi. Fenomena tersebut terjadi seiring dengan peran Kota Cirebon sebagai pusat perdagangan dan jasa di wilayah Ciayumajakuning, sehingga menimbulkan berbagai dinamika sosial ekonomi yang berdampak pada kondisi kesejahteraan masyarakat perkotaan, khususnya terhadap tingkat kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh migrasi penduduk dan urbanisasi terhadap tingkat kemiskinan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel moderasi di Kota Cirebon periode 2010–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal asosiatif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon dan instansi terkait. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan aplikasi EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa migrasi penduduk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,0381 < 0,05 dan koefisien regresi bernilai negatif sebesar -25,637, sedangkan urbanisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,0276 < 0,05 danf koefisien regresi positif sebesar 18,149. Secara simultan, migrasi penduduk dan urbanisasi berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan dengan nilai Prob. (F-statistic) sebesar 0,0042 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,657 menunjukkan bahwa sebesar 65,7% variasi tingkat kemiskinan dapat dijelaskan oleh variabel migrasi penduduk, urbanisasi, dan IPM, sedangkan sisanya sebesar 34,3% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian. Selain itu, IPM mampu memoderasi pengaruh migrasi penduduk dan urbanisasi terhadap tingkat kemiskinan di Kota Cirebon. Kata Kunci: Migrasi Penduduk, Urbanisasi, Tingkat Kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 16 Jul 2026 05:53
Last Modified: 16 Jul 2026 05:53
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18772

Actions (login required)

View Item View Item