TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP HOME INDUSTRY RENGGINANG DUA UDANG DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI DESA MULYASARI KECAMATAN LOSARI KABUPATEN CIREBON

SITI MAKMUDAH, (2026) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP HOME INDUSTRY RENGGINANG DUA UDANG DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI DESA MULYASARI KECAMATAN LOSARI KABUPATEN CIREBON. Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2283120092_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2283120092_2_bab1.pdf

Download (598kB)
[img] Text
2283120092_6_bab5.pdf

Download (350kB)
[img] Text
2283120092_7_dafpus.pdf

Download (393kB)

Abstract

Perkembangan home industry di pedesaan memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja dan pemberian upah. Home industry rengginang Dua Udang di Desa Mulyasari Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon merupakan salah satu usaha kecil yang menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar, khususnya ibu rumah tangga. Namun, proses penyerapan tenaga kerja dan sistem pengupahan yang diterapkan masih bersifat sederhana dan informal. Oleh karena itu, Penelitian ini berfokus pada rumusan masalah mengenai: proses penyerapan tenaga kerja, mekanisme sistem pengupahan serta perannya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, dan tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap kedua aspek tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung terhadap pemilik usaha, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi dokumentasi dan studi kepustakaan berupa buku, jurnal, peraturan perundang- undangan, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES), serta Fatwa DSN-MUI yang relevan dengan akad ijarah dan sistem pengupahan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, kemudian dianalisis berdasarkan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyerapan tenaga kerja dilakukan secara informal berdasarkan kebutuhan produksi, kemampuan kerja, dan kedekatan sosial, sehingga bersifat inklusif dan memberikan peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Penyerapan tenaga kerja pada home industry rengginang dua udang dinilai telah sesuai dengan hukum ekonomi syariah karena memenuhi rukun dan syarat akad ijarah, mencerminkan prinsip an-taradhin, transparansi, dan keadilan, serta sejalan dengan ketentuan KHES dan nilai maslahah. Sistem pengupahan menggunakan mekanisme borongan berdasarkan jumlah produksi harian yang dibagi sesuai jumlah pekerja yang hadir, sehingga pendapatan bersifat fluktuatif namun telah disepakati sejak awal. Secara ekonomi, sistem ini membantu meningkatkan pendapatan keluarga. Berdasarkan tinjauan hukum ekonomi syariah, praktik tersebut telah memenuhi prinsip akad ijarah, kejelasan upah, kerelaan, keadilan, dan kemaslahatan sebagaimana diatur dalam KHES. Kata kunci: home industry; penyerapan tenaga kerja; sistem pengupahan; ijarah; hukum ekonomi syariah.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 17 Jul 2026 02:25
Last Modified: 17 Jul 2026 02:25
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18879

Actions (login required)

View Item View Item